Pemkab Dharmasraya ajak anak muda peduli nilai luhur

id wawasan kebangsaan

Peserta mengikuti kegiatan Forum Peningkatan Wawasan Kebangsaan bagi siswa SMA se-Dharmasraya yang digelar Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik setempat, Selasa (12/2). (ANTARA SUMBAR/Ilka Jensen)

Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mengajak generasi muda di daerah itu peduli terhadap nilai-nilai luhur kebangsaan agar semangat hidup berbangsa terbina dengan baik.

"Kesadaran dan semangat kebangsaan akan tumbuh apabila kita memahami latar belakang sejarah bangsa, salah satunya pilar-pilar kebangsaan," kata Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Dharmasraya, M Yusuf di Pulau Punjung, Selasa.

Hal itu di sampakan dalam pembukaan kegiatan Forum Peningkatan Wawasan Kebangsaan bagi siswa SMA dan se-Dharmasraya, yang digelar Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik setempat.

Ia menyebutkan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan pilar kebangsaan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu sekaligus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan perbuatan masyarakat untuk memahami pentingnya arti persatuan dan kesatuan, kata dia.

Terlebih lagi di saat berbagai persoalan bangsa terus mengapung di tengah masyarakat, seperti konflik sosial, ketimpangan, aksi radikalisme atau terorisme, kemajuan IPTEK secara negatif, dan demonstran dengan anarkisme, lanjut dia.

"Kondisi demikian tidak akan terjadi, apabila kita semua menghayati dan memahami tentang arti pentingnya nilai-nilai luhur bangsa," katanya.

Untuk itu, kata dia seharusnya sebagai bagian anak bangsa terpatri tekad untuk hidup damai dan bersatu sebagai satu bangsa, dalam suatu negara, terlepas dari perbedaan etnis, ras, agama dan golongan.

Semangat kebangsaan ini harus ditujukan ke dalam persatuan dan kesatuan yang harus ditempatkan di atas segala bentuk perbedaan.

"kami mengharapkan kegitan ini dapat meningkatkan pemahaman persatuan dan kesatuan melalui budaya sikap tenggang rasa, solidaritas, dan rasa tanggungjawab," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar