
BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Barat perkuat sosialisasi penggunaan aplikasi JMO

Simpang Empat (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasaman Barat, Sumatera Barat terus meningkatkan edukasi digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) yang dilaksanakan secara berkala di nagari-nagari dan perusahaan-perusahaan di daerah itu.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasaman Barat Ana Rizqi Toyyibah di Simpang Empat, Selasa, mengatakan program ini diadakan sepanjang November 2025 sebagai upaya meningkatkan literasi peserta dalam melakukan pengecekan saldo Jaminan Hari Tua (JHT) secara mandiri.
Dalam sosialisasi dirasakan, katanya, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai fitur utama JMO, terutama kemudahan akses untuk mengetahui saldo JHT tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis BPJS Ketenagakerjaan untuk mendorong peserta memanfaatkan layanan digital resmi yang lebih cepat, efisien dan aman.
Dia menyebutkan tingkat pemanfaatan aplikasi JMO masih perlu ditingkatkan, dan pihaknya berkomitmen melakukan sosialisasi berkelanjutan.
"Kami mengimbau seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengaktifkan dan menggunakan aplikasi JMO. Berdasarkan data 17 November 2025, dari total 5.754 tenaga kerja yang memiliki program Jaminan Hari Tua, baru 3.760 peserta yang tercatat telah memiliki akses dan melakukan pengecekan saldo. Kami akan terus mendorong sosialisasi hingga angka ini mencapai 100 persen sehingga seluruh peserta mengetahui hak dan saldo JHT mereka," ujarnya.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak seluruh peserta untuk secara mandiri mengecek saldo JHT melalui handphone masing-masing.
Aplikasi resmi JMO (Jamsostek Mobile) dapat diunduh gratis melalui Google Play Store (Android) dan App Store (iPhone).
Dengan mengunduh dan mengaktifkan aplikasi tersebut, peserta dapat memantau saldo JHT kapan saja, sekaligus menikmati berbagai layanan digital lainnya secara mudah dan aman.
Melalui rangkaian sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap tingkat literasi digital dan kesadaran peserta terhadap pentingnya perlindungan jangka panjang semakin meningkat, serta seluruh peserta dapat memanfaatkan aplikasi JMO sebagai sarana utama dalam mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
