Logo Header Antaranews Sumbar

BUMDes di Pariaman kembangkan usaha pengeringan gabah atasi masalah cuaca

Rabu, 15 Oktober 2025 12:24 WIB
Image Print
Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad (kanan) meninjau Oven Gabah Serbaguna salah satu bidang usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Saayun Sarantak Dagam Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Saayun Sarantak Dagam Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat mengembangkan usaha pengeringan gabah mengatasi masalah cuaca yang dapat mengganggu produksi pertanian di daerah itu.

"Pembuatan Oven Gabah Serbaguna ini menghabiskan anggaran APBDes sebesar Rp150 juta," kata Direktur Utama BUMDes Saayun Sarantak Dagam Komara, Khaidir di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan dengan adanya teknologi pertanian tersebut maka petani bisa mengeringkan gabah dengan cepat dan merata tanpa bergantung pada cuaca.

Selain itu, kata dia alat tersebut juga dapat menjaga kualitas gabah sehingga tidak berjamur atau rusak akibat penjemuran tradisional.

"Ini tentu dapat menghemat waktu dan tenaga dibandingkan dengan pengeringan manual atau dijemur di bawah terik matahari," katanya.

Selain untuk gabah, lanjutnya oven tersebut juga bisa digunakan untuk mengeringkan hasil pertanian lainnya diantaranya jagung, padi, ampas kelapa, dan hasil bumi lainnya.

Khaidir menyebutkan selain memiliki usaha pengeringan produk pertanian BUMDes yang dipimpinnya juga menjual dan beli jagung, gabah, sewa molen, serta mesin perontok jagung.

"Harapannya kedepan agar pemerintah bisa mensingkronkan Koperasi Merah Putih agar kami bisa bergerak dan bisa mendanai petani yang mau berkebun dan sawah dengan menyediakan pupuk yang berkualitas,"

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad mengapresiasi BUMDes tersebut karena mendukung program pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

Ia menyampaikan meskipun Pariaman tidak memiliki lahan sawah yang luas dibanding daerah tertangga namun daerah itu harus menjadi terdepan bahkan pelopor di bidang teknologi pertanian.

Ia mengintruksikan organisasi perangkat daerah terkait dapat mengelompokkan desa-desa yang menjadi penghasil pertanian unggulan dan saling berkolaborasi dengan pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan pangan warga Pariaman.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026