Logo Header Antaranews Sumbar

Nagari Panti Selatan raih peringkat II pelayanan Aminduk online semester 1 tahun 2025

Sabtu, 9 Agustus 2025 18:36 WIB
Image Print
Bupati Pasaman Welly Suhery saat menyerahkan penghargaan kepada Wali Nagari Panti Selatan Didi Al Amin sebagai peringkat II kategori nagari (desa) terbaik dalam pelayanan administrasi secara daring (online) di nagari pada penilaian semester 1 tahun 2025 se Kabupaten Pasaman.ANTARA/Heri Sumarno

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti raih peringkat II kategori nagari (desa) terbaik dalam pelayanan administrasi secara daring (online) di nagari pada penilaian semester 1 tahun 2025 se Kabupaten Pasaman.

Wali Nagari Panti Selatan Didi Al Amin di Lubuk Sikaping, Sabtu mengatakan bahwa capaian ini merupakan kerja nyata seluruh jajaran perangkat nagari, khususnya operator yang bertugas dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah ini merupakan bukti kerja nyata dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dalam kepengurusan dokumen kependudukan di Nagari Panti Selatan," ungkap Didi Al Amin.

Jajarannya kata Didi Al Amin tan kayo akan terus membuktikan dengan kinerja terbaik agar masyarakat tidak lagi disulitkan kepengurusan dokumen di nagari.

"Selama ini masyarakat harus datang langsung ke kantor Disdukcapil Pasaman yang memakan waktu dan biaya ke Lubuk Sikaping. Dengan adanya layanan online di nagari masyarakat sangat dimudahkan dicetak langsung di nagari dan layanan ini gratis," tambahnya.

Dengan prestasi ini, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Nagari Panti Selatan untuk terus manfaatkan pelayanan administrasi kependudukan secara online di kantor wali nagari.

"Untuk semester I tahun 2025 ini, khususnya di Nagari Panti Selatan sudah mencetak dokumen kependudukan baru sebanyak 321 dokumen. Semoga kedepan masyarakat lebih aktif lagi mengurus dokumen di nagari. Kapan perlu kita akan jemput bola langsung," katanya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pasaman Akmal mengatakan dengan adanya inovasi layanan dokumen kependudukan di nagari dapat menghemat biaya transportasi dan konsumsi masyarakat hingga Rp486 juta, yang sebelumnya harus dikeluarkan untuk mengurus dokumen ke Lubuk Sikaping.

"Disamping itu dengan adanya layanan online di nagari juga meningkatkan capaian penerbitan dokumen sekitar 36 persen. Untuk semester I tahun 2025 ini sudah dicetak sebanyak 4.869 dokumen kependudukan baru," kata Akmal.

Ia juga mendorong agar mulai tahun 2026 mendatang seluruh nagari dapat mengalokasikan anggaran insentif bagi operator layanan online sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendukung transformasi pelayanan publik.

"Operator layanan online di nagari adalah garda terdepan dalam pelayanan Dukcapil. Mereka layak mendapatkan perhatian dan penghargaan," katanya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026