Logo Header Antaranews Sumbar

Pelayanan dipermudah ke nagari, Disdukcapil Pasaman cetak 4.869 dokumen sepanjang semester I tahun 2025

Sabtu, 9 Agustus 2025 16:33 WIB
Image Print
Bupati Pasaman Welly Suhery.ANTARA/Heri Sumarno

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terus melakukan inovasi pelayanan dokumen kependudukan lewat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan mempermudah layanan di kanto wali nagari (desa).

Bupati Pasaman Welly Suhery di Lubuk Sikaping, Sabtu mengatakan inovasi layanan dokumen kependudukan ini dilaksanakan untuk mempermudah akses bagi masyarakat setempat.

"Pelyanan dokumen kependudukan dipermudah sampai di kantor wali nagari. Jadi masyarakat tidak lagi mesti datang ke kantor Disdukcapil yang berada dipusat Kota Lubuk Sikaping, jauh dari domisili masyarakat. Alhamdulillah untuk semester I tahun 2025 ini sebanyak 4.869 dokumen kependudukan berhasil diterbitkan, meningkat 36 persen dari semester yang sama tahun sebelumnya," ungkap Bupati Welly Suhery.

Welly Suhery mengatakan masyarakat dapat langsung mengurus dan dicetak dokumen kependudukan di tingkat nagari (desa).

"Menggunakan aplikasi berbasis web untuk pelayanan online di nagari yang terintegrasi dengan Disdukcapil Pasaman. Dari 62 nagari, saat ini sudah 57 nagari yang mengakses pelayanan tersebut secara daring. Untuk lima nagari lainnya diminta segera berkoordinasi agar dapat menyusul tahun ini juga," tambahnya.

Pemkab Pasaman kata dia memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil bagi operator online nagari yang ada.

"Bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman SDM operator online dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital kepada masyarakat di nagari masing-masing. Kita berharap seluruh operator mampu memahami tata cara dan persyaratan penerbitan dokumen kependudukan secara online. Sehingga masyarakat tidak lagi harus ke Lubuk Sikaping hanya untuk mengurus dokumen,” tegasnya.

Kepala Disdukcapil Pasaman Akmal mengatakan dengan inovasi layanan di nagari sudah mampu menghemat biaya transportasi masyarakat ke Lubuk Sikaping hingga ratusan juta rupiah.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa program layanan online sangat berdampak nyata. Bahkan dari segi ekonomi, Pemkab Pasaman menghitung penghematan biaya transportasi dan konsumsi masyarakat hingga Rp486 juta, yang sebelumnya harus dikeluarkan untuk mengurus dokumen ke Lubuk Sikaping," kata Akmal.

Ia mengatakan sebanyak 4.869 dokumen kependudukan yang berhasil diterbitkan pada semester I tahun 2025 mulai dari cetak Kartu Keluarga (KK) baru hingga layanan pindah penduduk.

"Terdiri dari untuk KK baru sebanyak 320 buah, KK Perubahan 1.818 buah, dan KK rusak atau hilang 143 buah. Kemudian akta kelahiran 997 buah, akta kematian 464 buah, layanan pindah 421 buah dan layanan datang 706 buah," tambahnya.

Ia berharap seluruh nagari yang belum terintegrasi dapat segera menyusul, agar pada akhir 2025 semua nagari di Pasaman sudah melaksanakan layanan Dukcapil online secara penuh.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026