Lubuk Sikaping (ANTARA) - Operasi Patuh Singgalang 2025 di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dalam rangka tertib berlalu lintas resmi dimulai selama 13 hari kedepan.
Operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Patuh Singgalang yang dipimpin langsung bersama jajaran Forkopimda di halaman Mako Polres setempat, Senin.
"Operasi Patuh Singgalang 2025 ini di laksanakan selama 14 hari sejak hari ini hingga tanggal 27 Juli 2025 mendatang," terang AKBP Agus Muhammad Hidayat.
Operasi kali ini mengusung tema patuh singgalang dalam rangka tertib berlalu lintas demi terwujudnya Indonesia Emas melibatkan personil gabungan TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, dan Perhubungan.
Kapolres AKBP Muhammad Agus Hidayat mengatakan, Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif bersama stocholder lainnya di luar kepolisian.
"Menurunkan angka pelanggaran lalu lintas. Menurunkan angka laka lantas dan fatalitas dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas," tegasnya.
Kapolres mengungkapkan capaian selama operasi patuh 2024 di jajaran Polda Sumbar tercatat jumlah kejadian laka lantas sebanyak 89 kasus.
"Turun sebanyak 2 persen, korban meninggal dunia 9 orang turun 1 persen, dan luka berat 19 orang naik 15 persen. Untuk luka ringan 135 orang naik 1 persen , kerugian material sebanyak Rp238.600.000,- turun 9 persen," katanya.
Untuk pelanggaran lalu lintas yang terdiri dari tilang E-TLE sebanyak 833 kasus dan teguran sebanyak 9.012 kasus.
Kapolres menegaskan pada jajaran personil dalam pelaksanaanya dilakukan proporsional dan profesional.
"Dilaksanakan operasi patuh ini dengan penuh tanggung jawab, dan humanis. Kita berharap dengan kegiatan ini potensi pelanggaran, potensi kecelakaan terjadi dapat diminalisir," katanya.
Usai kegiatan apel juga digelar penyerahan piagam penghargaan dari Kapolres Pasaman terhadap jajaran Polres yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi dari pimpinan.
Kasatlantas Polres Pasaman IPTU Afrizal mengatakan operasi patuh kali ini digelar tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dijalan raya.
Target kedepan selama operasi patuh kata dia untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas khususnya di Pasaman.
"Menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) didaerah ini," katanya.
Jajaran Satlantas dalam operasi ini kata dia bakal menyasar titik-titik rawan macet dan pelanggaran lalu lintas.
Untuk lokasi seluruh wilayah hukum Polres Pasaman terutama daerah rawan macet. Kemudian rawan pelanggaran dan rawan laka lantas.
Dalam operasi ini kata dia pihaknya juga bakal menekankan pentingnya disiplin perlu lintas di jalan raya kepada para pengendara.
Dalam apel pasukan ini turut hadir Bupati Pasaman Welly Suhery, Ketua DPRD Nelfri Asfandi serta jajaran Forkopimda lainnya.
