Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Padang Panjang pastikan hewan kurban sesuai syariat, sehat dan aman di konsumsi

Selasa, 3 Juni 2025 11:55 WIB
Image Print
Petugas melakukan pemantauan rutin hewan kurban, sebelum di sembelih pada Idul Adha mendatang. (ANTARA/ Isril Naidi)

Padang Panjang (ANTARA) - Jelang Idul Adha 1446 hijriyah, hewan kurban yang terdata di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, sebanyak 556 ekor sapi termasuk 15 ekor kambing.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, pada Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), drh. Wahidin Beruh, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) memastikan kesiapan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam.

"Hal ini dilakukan melalui pemantauan intensif di kandang ternak dan pasar hewan. Kami berkomitmen menjaga keamanan pangan hewani, khususnya daging kurban yang akan dikonsumsi masyarakat saat Idul adha," kata Wahidin.

Pemantauan rutin menjadi langkah penting untuk memastikan hewan kurban memenuhi standar syariat dan kesehatan.

Ia mengatakan, dua tahapan pemeriksaan terhadap calon hewan kurban yakni pemeriksaan pertama yang dilakukan sebelum penyembelihan atau disebut ante mortem, bertujuan untuk memastikan hewan sudah cukup umur, tidak cacat, dan dalam kondisi sehat.

"Pemeriksaan ante mortem ini sangat penting. Kami berharap panitia kurban di masjid atau musala dapat memilih hewan yang memenuhi dua syarat ini, yakni syarat keagamaan dan kesehatan,” kata dia.

Ia menambahkan, untuk pemeriksaan tahap kedua adalah pemeriksaan post mortem, yakni pemeriksaan setelah pemotongan yang dilakukan untuk memastikan organ dalam hewan kurban dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

Dijelaskannya, setiap menjelang Idul Adha, biasanya tim diundang oleh panitia kurban untuk memeriksa langsung ke lokasi kandang atau pasar ternak baik yang berada di dalam maupun luar kota. Ada delapan tim yang dibentuk, masing-masing tim bertugas di dua kelurahan dan terdiri dari lima hingga enam orang.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026