Logo Header Antaranews Sumbar

Polres Pasbar Perketat Pengawasan Daerah Perbatasan

Jumat, 25 Oktober 2013 18:41 WIB
Image Print

Simpang Ampek, Sumbar, (Antara) - Kepolisian ResorT Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar), meningkatkan pengawasan didaerah perbatasan baik di darat maupun di laut. Kepala Polres (Kapolres) Pasbar, AKBP Sofyan Hidayat di Simpang Ampek, Jumat (25/10), mengatakan Pasbar bagian utara yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara (Sumut) menjadi perhatian serius. "Baik jalur laut yang rawan dengan masuknya kapal nelayan menggunakan pukat harimau maupun di jalur darat," katanya. Ia mengatakan, Pasbar belakangan ini rawan juga terjadi pencurian kendaraan bermotor lintas Sumatera. Bahkan penjambretan dan perampokan juga terjadi. "Kebanyakan pelaku yang kami tangkap berasal dari luar Pasbar terutama Sumut," katanya. Menurut dia, perampokan yang terjadi baik perampokan bank, emas dan kendaraan bermotor harus disikapi dengan meningkatkan pengamanan di sejumlah lokasi di Pasbar serta di daerah perbatasan. "Pasbar berpotensi menjadi daerah tempat pelarian bagi para perampok karena letaknya yang strategis. Bagian utara berbatasan dengan Sumut," tambahnya. Pihaknya mulai meningkatkan patroli dan razia kendaraan di daerah perbatasan seperti di Silaping Ranah Batahan, Kecamatan Kinali dan Talu, Kecamatan Talamau. Ia menjelaskan, pengamanan yang dilakukan di daerah perbatasan langsung dikendalikan oleh Polisi Sektor (Polsek) setempat. Dengan menurunkan personil Polsek dan beberapa anggota dari Polres Pasbar. Pihaknya juga mengharapkan, kepada masyarakat mengaktifkan kembali pos ronda atau Siskamling di tingkat Jorong (kelurahan) dan Nagari (desa). Dengan aktifnya pos ronda tersebut maka warga asing yang datang ke daerah tersebut dapat diketahui. "Pos ronda sangat baik dalam rangka memonitor warga asing dan warga baru datang kedaerah masing-masing. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat," katanya. (*/alm/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026