
SDN di Agam Kembali Dibobol Maling

Lubukbasung, (Antara) - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Sangkia Kabupaten Agam di bobol maling, Selasa dini hari.Kepala SDN 10 Sangkia Kartini di Lubukbasung, mengatakan, pencuri berhasil membawa uang sekitar Rp2 juta."Uang yang dicuri tersebut merupakan infak majelis guru dan uang buku yang disimpan di dalam laci meja salah seorang guru," kata Kartini.Dia menambahkan, kejadian ini diketahui oleh penjaga sekolah pada pagi harinya sekitar pukul 7.00 WIB dengan kondisi berantakan dan loteng ruangan guru dalam keadaan rusak.Penjaga sekolah langsung melaporkan ke Polres Agam dan beberapa menit kemudian, anggota Sat Reskrim dan Sat Intelkan datang kesekolah tersebut.Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda didampingi Waka Polres Agam Kompol Ichwan, mengatakan saat ini Polres Agam sedang menindak lanjuti kasus pencurian tersebut."Kita sedang penyidikan kasus ini dengan menurunkan satu tim anggota Sat Intelkam, Sat Reskrim dan melibatkan Polsek Lubukbasung," tambahnya.Asep Ruswanda mengatakan, pencurian ini merupakan kasus yang kesekian kalinya, karena pada Senin (19/8), juga ada kasus serupa terjadi di Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam dan SDN 25 Balai Akad Kecamatan Lubukbasung.BPLH Kabupaten Agam mengalami kerugian sekitar Rp50 juta akibat tujuh unit laptop, GPS dan uang yang ada di kantor tersebut dibawa pelaku. Sementara SDN 25 Balai Akad mengalami kerugian Rp5 juta akibat pelaku membawa proyektor sekolah tersebut."Kita sedang menyelidiki kasus ini dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus tersebut terungkap," katanya.Kasus serupa juga pernah terjadi di kantor Camat Lubukbasung, Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam dan sejumlah sekolah di daerah itu.Dengan kejadian ini, Asep Ruswanda menyarankan agar sekolah dan gedung pemerintahan untuk mengunakan satpam atau melakukan piket setiap malam dan mengunakan Closed Circuit Television (CCTV)."Kita telah menyampaikan ke Pemkab Agam agar ini segera ditindak lanjuti secepatnya," katanya.Hal ini dilakukan untuk menimalisir pencurian di sekolah dan gedung pemerintahan, karena kasus ini sangat tinggi di wilayah Polres Agam meliputi Kecamatan Lubukbasung, Ampek Nagari, Palembayan, Matur, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya. (ari)
Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
