Logo Header Antaranews Sumbar

Dinkes : Realisasi vaksinasi COVID-19 di Pariaman capai 70,38 persen

Senin, 3 Januari 2022 18:19 WIB
Image Print
Salah seorang warga Pariaman, Sumbar menerima vaksin COVID-19. (Antarasumbar/Dokumen Pribadi.)
Alhamdulillah hingga 31 Desember 2021 capaian vaksinasi di Pariaman telah mencapai 70,38 persen,

Pariaman (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Sumatera Barat melaporkan realisasi vaksinasi COVID-19 untuk dosis pertama di kota itu telah mencapai 52.526 orang atau 70,38 persen dari target sasaran dengan mengoptimalkan vaksinasi massal selama tiga hari sebelum pergantian tahun.


"Alhamdulillah hingga 31 Desember 2021 capaian vaksinasi di Pariaman telah mencapai 70,38 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah di Pariaman, Senin.


Ia mengatakan untuk mencapai target tersebut pihaknya menerapkan kebijakan setiap aparatur sipil negara (ASN) di Kota Pariaman harus membawa dua orang peserta vaksin dosis pertama.


Hal tersebut karena beberapa hari sebelum pergantian tahun realisasi vaksinasi di Kota Pariaman baru sekitar 65 persen atau capai 66 persen sehingga ASN setempat harus membawa peserta vaksin.


"Jumlah ASN 2.500 orang, jika membawa dua peserta vaksin maka jumlah pesertanya bisa 5.000 orang," katanya.


Selain itu, kata dia pihaknya juga kembali mendata penerima Program Keluarga Harapan yang belum divaksin karena jika penerima belum divaksin maka akan mempengaruhi pencairan bantuan dari pemerintah melalui program itu pada 2022.


Untuk lokasi pelaksanaan vaksinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Wali Kota Pariaman dengan mengerahkan enam tim vaksinator untuk melayani lebih dari 1.000 peserta vaksinasi perhari.


Lokasi vaksinasi tersebut, lanjutnya juga didukung dengan kecepatan internet untuk mengakses aplikasi sehingga kerja vaksinator bisa lebih cepat.


Ia menyampaikan meskipun realisasi vaksinasi COVID-19 di Kota Pariaman telah 70 persen namun pihaknya masih melaksanakan vaksinasi untuk menciptakan kekebalan tubuh warga di daerah itu dari virus tersebut.


"Hari ini vaksinasi massal memang tidak dilaksanakan agar vaksinator dapat beristirahat karena sudah bekerja tanpa henti, namun besok kami mulai lagi vaksinasi massal," ujarnya.


Meskipun vaksinasi massal ditiadakan dalam beberapa hari ini, lanjutnya namun pelayanan vaksinasi di tingkat Puskesmas masih dilaksanakan untuk melayani warga yang ingin divaksin.


Ia menyampaikan dengan tercapainya 70 persen vaksinasi COVID-19 di Kota Pariaman maka dapat mempengaruhi dana alokasi umum dari pemerintah pusat untuk Kota Pariaman 2022.


Sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat telah menargetkan realisasi vaksinasi COVID-19 di daerah itu mencapai 70 persen hingga akhir 2021.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026