Logo Header Antaranews Sumbar

Yang diupayakan Pemkab Pesisir Selatan agar iklim investasi tetap kondusif

Rabu, 29 September 2021 14:30 WIB
Image Print
Acara Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal di Painan. (Antarasumbar/HO-Humas Pemkab Pesisir Selatan)
Sumatera Barat memiliki peluang investasi untuk menarik investasi,

Painan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengupayakan agar iklim investasi di daerah setempat tetap kondusif sebagai upaya menarik kedatangan investor baik dalam maupun luar negeri.


"Kepastian hukum, jaminan keamanan, pelayanan birokrasi yang cepat dan mudah terus kami berlakukan kepada setiap investor, hal itu kami laksanakan dalam upaya menjamin iklim investasi agar tetap kondusif," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Pesisir Selatan, Mimi Riarty Zainul saat membuka acara Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal di Painan, Rabu.


Menurutnya, investasi sangat penting untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, sehingga berbagai hal mesti disiapkan dengan matang.


"Apalagi Pesisir Selatan memiliki potensi dan peluang investasi yang sangat besar seperti di sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, kelautan,dan perikanan sehingga harus ada perhatian yang seksama terhadap iklim investasi," kata dia.


Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumatera Barat, Widya Sari yang hadir dalam kesempatan itu, mengatakan, iklim investasi kondusif dapat diwujudkan dengan adanya jaminan kepastian hukum, jaminan keamanan, kebijakan pemerintah yang pro investasi, serta tersedianya sarana, dan prasarana umum yang memadai.


"Sumatera Barat memiliki peluang investasi untuk menarik investasi, karena memiliki potensi sumber daya alam yang masih dapat dikembangkan dalam bentuk usaha yang prospektif, dan diminati oleh pasar baik dalam maupun luar negeri," ungkapnya.


Ia menjelaskan pada 2020 target kinerja investasi penanaman modal dalam negeri Pemerintah Provinsi Sumatera Barat adalah sebesar Rp2,85 triliun dengan realisasi investasi sebesar Rp3,106 triliun, sementara untuk penanaman modal asing target investasi sebesar 125 juta USD dengan realisasi sebesar 125,589 juta USD.


"Pencapaian target tersebut dilakukan melalui berbagai penataan dan penyempurnaan, dimulai dari penataan berbagai kebijakan sektor terkait, memperkuat koordinasi antarpengambil keputusan sampai kepada perbaikan prosedur perizinan, yang keseluruhannya dalam rangka mewujudkan kepastian hukum serta memudahkan pelayanan kepada para penanam modal," tambahnya.




Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026