Ini harapan Pemkab Pasbar agar dikabulkan pemerintah pusat terkait tenaga P3K dan CPNS

id berita pasaman barat,berita sumbar,harap

Ini harapan Pemkab Pasbar agar dikabulkan pemerintah pusat terkait tenaga P3K dan CPNS

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi ASN BKPSDM Pasaman Barat, Harinal. (Antarasumbar/Altas Maulana)

Mudah-mudahan usulan kita dapat dikabulkan karena kita masih kekurangan pegawai,
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat mengharapkan pengusulan 1.629 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 ini dapat dikabulkan pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan usulan kita dapat dikabulkan karena kita masih kekurangan pegawai," kata Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pasaman Barat, Syaifuddin melalui Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi ASN BKPSDM Pasaman Barat, Harinal di Simpang Empat, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya sebelumnya telah mengusulkan formasi 2021 CPNS untuk tenaga kesehatan sebanyak 107, fungsional tekmmnis lainnya 219 orang dan pengangkatan P3K guru sebanyak 1.303 orang. Dengan jumlah semuaya 1.629 orang.

"Tentu kita berharap usulan itu dapat dikabulkan sehingga ada penambahan CPNS dan tenaga P3K di Pasaman Barat," harapnya.

Apalagi, katanya saat ini ada program pengangkatan sejuta guru pada 2021 ini. Dengan syarat memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pengajar yang terdaftar di Dinas Pendidikan atau memiliki sertifikasi pendidik.

"Jika hanya memiliki sertifikasi pendidik dan tidak mengajar, tetap bisa mendaftar. Siapa saja boleh mendaftar, baik honorer atau sukarela tetapi dengan syarat yang telah memiliki NUPTK," katanya.

Menurutnya dalam program sejuta guru dari P3K yang dicanangkan oleh Kemendikbud biayanya semua ditanggung oleh pemerintah pusat. Hal itu hasil pertemuan yang dilakukan di Batam.

"P3K ini program dari Kemendikbud dan biayanya semua dari sana semua, kemarin itu hasil pertemuan yang dilakukan di Batam pada dua bulan lalu," sebutnya.

Ia menjelaskan untuk metode perekrutan P3K mendatang memiliki keistimewaan. Rencananya lulus sekali dan tes dua kali serta ada pendampingan khusus guru Pasaman Barat.

Saat ini untuk idealnya agar pendidikan berjalan lancar dibutuhkan sebanyak 1.500 tenaga guru. Sedangkan saat ini penempatan guru masih menumpuk.

"Sekarangkan guru ini menumpuk, belum ada penempatan, kita sangat membutuhkan tenaga guru. Sekitar dari 1.500 tenaga guru P3K yang dibutuhkan, sudah diangkat hari ini sebanyak 220 orang pada Senin (15/2)," katanya.***3***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar