Logo Header Antaranews Sumbar

446 Nakes RSUD Padang Panjang akan divaksinasi

Jumat, 15 Januari 2021 18:31 WIB
Image Print
Direktur RSUD, dr. Ardoni (Antara/Fira)

Padang Panjang (ANTARA) - Sebanyak 446 tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang akan diprioritaskan untuk divaksinasi terlebih dahulu. Sebagai persiapannya, 10 dokter dan perawat bakal mengikuti pelatihan pemberian vaksin COVID-19 pada 18 Januari mendatang.

"Yang mengikuti pelatihan itu, yang nantinya akan menyuntikkan vaksin kepada Nakes dan masyarakat Kota Padang Panjang. Dengan jumlah Nakes sebanyak 446 orang, vaksinasi dilakuka bertahap," sebut Direktur RSUD, dr. Ardoni, Jumat.

Pelaksanaan vaksinasi, jelas Ardoni, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Ardoni mengimbau agar masyarakat tidak takut untuk divaksin. Karena vaksin adalah bagian upaya mengantisipasi panjangnya masa pandemi.

"Sama dengan imunisasi, dimasukkannya vaksin ke dalam tubuh, agar tubuh kenal dengan virus tersebut. Ketika COVID-19 menyebar lewat droplet, tubuh bisa melawan. Seandainya virus tetap masuk, maka gejala yang dirasakan akan ringan,” jelasnya.

Diterangkannya, upaya vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh, virus yang sudah dilemahkan disuntikkan itulah yang disebut vaksin.

“Oleh karena itu, masyarakat jangan takut dengan adanya vaksinasi, dan tetap menjaga 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker) untuk menghentikan pandemi ini,” pungkasnya.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026