Logo Header Antaranews Sumbar

Kereta api kembali tabrak minibus di Pariaman

Senin, 23 November 2020 14:46 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Walikota Pariaman, Sumbar bersama warga setempat melihat kondisi mobil yang ditabrak kereta api. (antarasumbar/Istimewa)
Tentu petugas kami tidak siap karena jadwalnya tidak sesuai dengan jadwal yang didapatkannya,

Pariaman (ANTARA) - Kereta api kembali menabrak sebuah minibus di Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat sekitar pukul 12.12 WIB hingga menimbulkan lima orang dalam mobil tersebut luka-luka.


"Diduga pengendara sedang melakukan aktivitas lain di dalam mobil sehingga tidak mendengar suara kereta api yang akan melintas," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman, Iptu M. Sugindo melalui Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Pariaman, Ipda Afrizal Sahar di Pariaman, Senin.


Mobil tersebut diketahui berasal dari arah Pasar Pariaman menuju ke arah Padang via Ulakan Tapakis sedangkan kereta api dari arah Padang menuju Stasiun Kereta Api Pariaman.


Akibat kecelakaan tersebut lima korban harus dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis.


Pihaknya mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara agar tidak terjadi kecelakaan. Apalagi dalam bulan ini saja sudah dua kali terjadi kecelakaan kereta api menabrak mobil di Kota Pariaman.


Dari keterangan warga setempat diketahui mesin mobil tersebut mengalami mati di rel perlintasan namun warga tidak sempat membantu karena posisi kereta api yang sudah dekat.


Sementara Pelaksana Tugas Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan kedatangan kereta api tersebut berbeda dari jadwal yang sebelumnya sehingga petugas yang ditugaskan pihaknya untuk menjaga perlintasan tersebut tidak mengetahuinya.


"Tentu petugas kami tidak siap karena jadwalnya tidak sesuai dengan jadwal yang didapatkannya," katanya.


Oleh karena itu, lanjutnya ia meminta kepada pihak Kereta Api Indonesia untuk mengkoordinasikan kepada pihaknya jika terjadi perubahan jadwal perlintasan kereta api kepada pihaknya melalui Dinas Perhubungan Kota Pariaman.


Dengan adanya koordinasi perubahan jadwal tersebut, kata dia maka petugas dari Pemerintah Kota Pariaman dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga tidak terjadi kecelakaan kereta api di daerah itu.


Ia pun meminta pengendara untuk berhati-hati saat berkendara agar tidak terjadi kecelakaan yang bahkan menimbulkan korban.


Sebelumnya sebuah mobil jenis minibus mengalami tabrakan dengan kereta api di Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat pada Sabtu malam (7/11) sekitar pukul 20.30 WIB hingga terseret beberapa meter dan akhirnya jatuh ke sungai.


"Tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami luka-luka," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman Iptu M. Sugindo melalui Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Pariaman Ipda Afrizal Sahar.


Ia mengatakan peristiwa itu terjadi ketika mobil yang dikendarai oleh Ade dari arah Ujuang Batuang menuju Cimparuah tersebut mengalami mati mendadak di perlintasan. Tiba-tiba datang kereta api dari arah Stasiun Kereta Api Pariaman menuju Stasiun Kereta Api Kurai Taji.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026