Logo Header Antaranews Sumbar

Kemenhut: Perlu Pemahaman Pengelolaan DAS

Rabu, 31 Oktober 2012 12:08 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto mengatakan bahwa untuk bisa mengembangkan pembangunan yang bersifat ekosentris maka diperlukan pemahaman pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS). "Peradaban bermula dan juga berakhir dari sungai, karena itu perlu pemahaman dalam pengelolaan sungai," Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto dalam sambutan di seminar nasional pengelolaan DAS tahun 2012 dengan tema "Membangun Keterpaduan Para Pihak dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai" di Jakarta, Rabu. Dia mengatakan, selama ini Kemnterian Kehutanan (Kemenhut) memprioritaskan memperbaiki 108 DAS yang ada diseluruh wilayah Indonesia. Menurut dia hingga tahun ini sudah 90 DAS yang selesai dan langkah itu merupakan bentuk kerjasama dengan pemerintah daerah setempat. "Saya sangat bangga dengan capaian itu, diharapkan sisanya akan selesai tahun 2013," ujarnya Menurut Hadi, berdasarkan instruksi Menteri Kehutanan meminta pemda menyusun pengelolaan dan sosialiasi DAS. Menhut menurut dia, juga meminta Pemda mengawasi secara langsung pengelolaan DAS di lapangan sehingga tidak hanya mengandalkan kinerja dinas terkait di daerah. "Pak menteri juga meminta pemda meningkatkan peran pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan DAS dan membangun fasilitas DAS dengan baik seperti memanfaatkan peta lahan kritis," katanya. Direktur Perencanaan Dan Evaluasi Pengelolaan DAS (PEPDAS) Kementerian Kehutanan Eka W Soegiri mengatakan, seminar tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektifitas penerapan PP nomor 37 tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Dia mengatakan, diperlukan koordinasi dan sinkronisasi semua pihak dalam pengelolaan DAS. "Dalam seminar ini akan dibuat mengenai koordinasi tersebut agar pengelolaan DAS bisa berjalan dengan baik," katanya. Menurut dia, dalam seminar tersebut berbagai pengambil kebijakan diikutsertakan, antara lain gibernur, walikota, bupati, dan pejabat eselon 1 di Kemenhut. Eka mengatakan, dalam seminar itu akan diberikan penghargaan kepada 18 Gubernur, 5 Bupati dan 3 Walikota yang telah berhasil merencanakan DAS terpadu. 18 Gubernur tersebut adalah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTB. Selain itu, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026