
Gerindra Kota Solok : pengurus DPC belum ada pergantian hingga kini

Solok (ANTARA) - Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solok, Ismael Koto melalui Sekretaris DPC Gerindra setempat, Noviardi Syam mengklarifikasi beredarnya kabar di media sosial tentang adanya yang mengaku sebagai pengurus baru Partai Gerindra.
"Sampai hari ini Ketua DPC Gerindra Kota Solok masih Ismael Koto dengan jajaran pengurus sesuai SK Dewan Pimpinan Pusat Gerindra nomor : 07- 0102/Kpts/DPP-Gerindra/2015," kata Sekretaris DPC Gerindra Kota Solok Noviardi Syam di Solok, Rabu.
Ia mengatakan belum ada perubahan struktur baik Ketua, Sekretaris dan pimpinan di tingkat Kecamatan di DPC Gerindra Kota Solok.
"Tentang adanya beredar Ketua DPC Gerindra yang baru dan pergantian pengurus di Facebook dan lingkungan masyarakat itu belum ada SK-nya dari DPP Partai Gerindra. Jika memang ada kami siap mengundurkan diri," ujarnya.
Ia menjelaskan apalagi Gerindra memang partai komando. Yang tidak ada musyawarah Cabang (Muscab) atau Musyawarah Besar (Mubes) dan lainnya selain Musyawarah Nasional (Munas). Jadi keputusan memang dari pusat.
"Hingga kini, DPD belum ada mengumumkan pergantian pengurus, tentu harus ada SK nya dan didaftarkan ke Kesbangpol. Sedangkan dalam pertemuan terakhir di Padang, tidak ada pergantian pengurus sampai selesainya Pilkada 2020," ujarnya.
Menurutnya, kepengurusan partai boleh diganti atau direvisi jika pengurus meninggal dunia, pengurus mengundurkan diri, atau memberikan dukungan kepada kandidat dari partai lain.
"Jika ada yang mengaku-ngaku menjadi pengurus DPC baru harus ada SK yang otentik. Boleh ditunjukkan jadi tidak ada yang salah paham dan membuat kabar-kabar hoax," lanjutnya.
Pihaknya membuka diri untuk rekonsiliasi dengan yang mengaku pengurus baru, kalau tidak terbukti tentu akan memalukan mereka, sebutnya.
Sanksi partai akan berlaku pada orang yang bersangkutan jika terbukti tidak benar sebagai pengurus baru (jika anggota Gerindra).
"Secara tidak langsung mereka mendahului kebijakan DPD Partai Gerindra," ujarnya.
Sementara itu, ia menyebutkan tim penerimaan bakal calon Pilkada 2020 telah menerima pendaftaran empat orang yaitu, Ismael Koto, Edi Candra, Noviardi Syam dan Marwansyah.
Pihaknya telah mengantarkan berkas ke DPD Provinsi, tapi belum ada keputusan hingga kini karena COVID-19.
"Hati-hati pada kandidat yang akan maju di Pilkada 2020, kandidat harus mendaftar dulu ke partai, baru namanya bisa direkomendasikan untuk mendapat dukungan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Solok, Fidlywendi Alfi menyebutkan memang belum ada yang mendaftarkan pengurus baru dari partai Gerindra ke Kesbangpol setempat.
"Kalau ada tentu harus memiliki Surat Keputusan (SK) yang jelas dan lengkap kepengurusannya," ujarnya.
Pewarta: Tri Asmaini
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
