
Pertamina bantah SPPBE di Sumbar tutup akibat COVID-19, Humas: elpiji disalurkan secara normal

Padang, (ANTARA) - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I membantah isu Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Sumatera Barat tutup akibat pandemi COVID-19.
Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I Roby Hervindo ketika dihubungi dari Padang, Senin, mengatakan informasi tersebut tidak benar karena SPPBE Sumbar masih beroperasi.
"Penyaluran elpiji masih berjalan seperti biasa," kata dia.
Ia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina tetap akan memenuhi kebutuhan energi.
Menurut dia meskipun di tengah kondisi pandemi COVID-19 seluruh agen dan pangkalan elpiji tetap beroperasi secara normal.
Selain itu pasokan elpiji bersubsidi dan non subsidi disalurkan secara normal tanpa ada pengurangan.
PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mencatat konsumsi gas bersubsidi di Sumatera Barat selama Maret 2020 mengalami peningkatan menjadi 2,8 juta tabung dari bulan sebelumnya 2,7 juta tabung.
Menurut dia kenaikan sebesar empat persen dari bulan sebelumnya.
Kenaikan konsumsi ini akibat pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah dalam menghadapi penyebaran virus COVID-19.
Hal itu membuat seluruh keluarga ada di rumah dan kegiatan memasak jadi meningkat.
Peningkatan konsumsi gas tidak hanya terjadi pada elpiji bersubsidi namun juga elpiji non subsidi.
Pihaknya mencatat sepanjang bulan Maret 2020 ada peningkatan sebanyak 300 ribu tabung elpiji non subsidi
Sebelumnya ada isu yang berkembang di masyarakat Sumatera Barat yang menyebutkan SPPBE di Sumbar akan tutup pada 17 hingga 30 April 2020 akibat pandemi COVID-19. (*)
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
