Viral video virus COVID-19 masuk Medan, ini penjelasan RSUP Adam Malik

id Virus corona,covid-19

Viral video virus COVID-19 masuk Medan, ini penjelasan RSUP Adam Malik

Pria dalam rekaman video viral yang mengatakan adanya pasien novel coronavirus atau virus COVID-19 menjalani perawatan di RSUP Haji Adam Malik. (Foto : ANTARA/HO).

Medan (ANTARA) - Beredar video yang menyebutkan adanya pasien novel coronavirus atau COVID-19 di Kota Medan, Sumatera Utara. Video pendek ini viral dan beredar melalui pesan berantai WhatsApp di Medan, Jumat, namun pihak RSUP Haji Adam Malik Medan itu adalah Hoaks.

Dalam video yang berdurasi 00.49 detik itu tampak seorang pria berkemeja hitam menggunakan masker abu-abu mengatakan bahwa dirinya baru saja mendapatkan laporan terkait adanya pasien diduga terinfeksi covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Medan.

"Saya baru mendapat informasi dari rekan medis, penyakit COVID-19 sudah masuk ke wilayah Medan, Sumatera Utara. Tepatnya pasien dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan," kata Kepala Sub Bagian Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak di Medan, Jumat.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau seluruh warga Medan untuk menggunakan masker saat keluar rumah dan menghindari kontak fisik jika menjenguk keluarga di rumah sakit (RS) maupun ketika berada di luar rumah.

"Yang paling penting utamakan keluar rumah dengan mengingat Ketuhanan Yang Maha Esa agar kita dilindungi dari penyakit yang mencekam dan segala marabahaya," ujarnya.

Menyikapi video tersebut, Rosario mengatakan bahwasanya hingga saat ini rumah sakit milik Kemenkes tersebut belum ada merawat pasien suspect COVID-19.

Karenanya ia meminta, siapapun agar tidak menyebarkan hoax terkait masalah ini karena dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat.

"Bagi pihak-pihak yang sering menyebarkan hoax terkait virus COVID-19 ini, kami minta untuk berhenti menyebarkan informasi tidak benar yang dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat," jelasnya.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar