
Pemkot Bukittinggi Siapkan 787 Pengawas UN

Bukittinggi, (Antara) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menyiapkan sebanyak 787 pengawas pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat dan SMA sederajat. "Mereka semua secara fisik dan mental telah siap untuk melakukan pengawasan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Bukittinggi Ellia Makmur, Kamis. Menurut dia, sistem pengawasan UN untuk tahun 2013 hampir sama dengan tahun 2012 yaitu sama-sama memakasi sistem silang murni. "Guru yang membidangi salah satu soal diujikan dalam UN dilarang melakukan pengawasan," katanya. Menurut dia, UN tahun ajaran 2012-2013 di Kota Bukittinggi akan diikuti 6.348 siswa dari jenjang SMP sederajat hingga SMA sederajat. Jumlah peserta UN tingkat SMP sederajat berjumlah 2.576 siswa, SMA negeri, swasta serta MAN dan swasta berjumlah 2.366 siswa, dan SMK negeri dan swasta 1.406 siswa. "UN utama tingkat SMA sederajat digelar 15-18 April dan SMP sederajat pada 22-25 April," kata Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Asmara. Asmara mengaku optimis Bukittinggi kembali meraih predikat kelulusan terbaik di tingkat Sumatera Barat (Sumbar) tingkat SMA sederajat dan SMP sederajat. Untuk tingkat SMP sederajat telah ditunjuk sebanyak 13 sekolah sebagai sebagai penyelenggara UN yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 8, SMPS Xaverius, SMPS PSM, SMPS Al-Islah, SMPLB, MTsN 1 dan MTsN2. UN tingkat SMP sederajat, terdapat empat MTs bergabung dengan sekolah lain yaitu, MTsS Baiturridwan dan MTsS Muhammadiyah bergabung dengan MTsN 1 dan MTsS Al-Ma'arif, MTsS Madinatul Munawara bergabung dengan MTsN 2. Sedangkan tingkat SMA/MA telah ditunjuk sebanyak 11 sekolah sebagai penyelenggara UN yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, SMAS Muhammadiyah, SMAS PSM, SMAS Karya Bhakti, SMAS Pembangunan, MAN 1 dan MAN 2. "SMA/MA yang bergabung dalam pelaksanaan UN terdapat empat sekolah di mana SMAS Taruna Bangsa ke SMAN 1, SMAS Xaverius ke SMAN 2 dan MAS Al-Ma'arif dan MAS Baiturridwan ke MAN 1 dan MAS Madinatul Munawarah ke MAN 2," katanya. Sementara itu, untuk jenjang SMK 11 sekolah sebagai penyelenggara yakni SMKN 1, SMKN 2, SMKS Muhammadiyah, SMKS Pembangunan, SMKS 1 Kosgoro, SMKS YPPTI, SMKS Elektronika, SMKS Gema Nusantara, SMKS Pembina Bangsa, SMKS Gajah Tongga dan SMK Farmasi. "Dari 12 sekolah untuk jenjang pendidikan keahlian tersebut hanya satu sekolah yang digabungkan dalam pelaksanaan UN yakni SMKS Paramitha ke SMKN 2," katanya. Ia menyampaikan bahwa ruang belajar yang telah disiapkan dalam pelaksanaan UN tingkat SMP sederajat sebanyak 133 ruang, SMA/MA berjumlah 136 ruang dan 75 ruang untuk SMK. Sebanyak 787 pengawas pada UN tingkat SMP sederajat dan SMA sederajat, menurut dia, pada jenjang SMP/MTs sebanyak 315 pengawas, SMA/MA berjumlah 298 pengawas dan 174 pengawas untuk jenjang SMK. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
