
19 MA Swasta Bergabung Ikuti UN

Batusangkar, (Antara) - Sebanyak 19 Madrasyah Aliyah (MA) di Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat bergabung akan bergabung pada sekolah penyelenggara Ujian Nasional tahun ajaran 2012/2013 ini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanahdatar Indra Kesuma di Batusangkar, Rabu mengatakan, Madrasyah Aliyah yang bergabung tersebut, karena tidak memenuhi indikator sebagai sekolah penyelenggara UN. "Di antaranya tidak memenuhi jumlah minimal murid yang akan mengikuti UN sebanyak 20 orang," kata dia. Dia mengatakan, MA yang tidak bisa sebagai sekolah penyelenggaran UN tersebut, rata-rata swasta yang akan bergabung kepada empat MA Negeri dan satu MA Swasta. Menurut dia, penggabungan MA yang tidak bisa memenuhi indikator sekolah penyelenggara UN sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. "Sekolah yang tidak bisa memenuhi minimal jumlah murid pelaksana UN rata-rata berada di beberapa kecamatan yang jauh jarak tempuhnya kepada sekolah MA Negeri," kata dia. Selain itu, imbuh dia, rata - rata peserta UN juga memiliki ekonomi menengah ke bawah. "Bagi orang tua yang mampu menyekolahkan anaknya ke pusat Kota atau MA Negeri rata-rata mereka yang memiliki ekonomi menengah keatas, karena harus membutuhkan biaya yang cukup besar untuk transportasi," kata dia. Dia mengharapkan, dengan adanya penggabungan pelaksanaan UN kepada sekolah penyelenggara tersebut, tidak mematahkan semangat para murid selama mengikuti ujian. UN MA di Tanahdatar akan diikuti sebanyak 641 orang yang tersebar di 24 MA baik itu swasta maupun negeri dan akan berlangsung dari 15 - 18 April. Pemerintah Kabupetan Tanahdatar melalui Dinas Pendidikan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kelulusan mencapai 100 persen. "Untuk mencapai target kelulusan kita sudah melakukan uji coba (try out), ujian sekolah, menggelar tambahan jam belajar dan kegiatan lainnya," kata dia. (**/ben/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
