
Pemprov Sumbar Optimis BUMD Untung 2014

Padang, (Antara) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat optimis BUMD Dinamika, Grafika dan ATS mampu meraih untung dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 2014, karena masing-masing sudah diberi penyertaan modal tambahan sebesar Rp1 miliar. "Melihat perkembangan usaha BUMD yang ada mulai menunjukan terjadi perbaikan, sehingga optimis peroleh untung pada RUPS tahun depan," kata Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar Wardarusmen di Padang, Rabu. Ia mengatakan, BUMD yang sudah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumbar, Bank Nagari dilihat laporan tahun lalu sekitar Rp80 miliar. Selain itu, penyertaan modal di BUMD Askrida Rp9 miliar laporan tahun 2012, kemudian ditambah Grafika berjumlah Rp400 juta setelah pada 2011 mengalami kerugian senilai Rp800 juta. Namun dengan adanya perubahan manajemen baru sejak dua tahun terakhir, terjadi perkembangan cukup baik sehingga optimistis dapat deviden pada laporan pembukuan tahun depan. "Kita juga berharap terhadap BUMD Dinamika dan PT. ATS bisa peroleh deviden, karena telah ditambah penyertaan modal tahun ini dengan jumlah yang sama dengan Grafika," katanya. Justru itu, Pemprov sumbar terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan usaha tiga BUMD itu, serta melakukan pemibinaan kepada manajemennya supaya dapat untung. Wardarusmen menambahkan, penyertaan modal Pemprov Sumbar selain dari lima BUMD itu, juga pada Andalas Rasindo Utama dengan saham sekitar 55 persen. Selain itu, di PT. Balairung Sumbar penyertaan modal Pemprov Sumbar mencapai 80 persen, sedangkan sisanya saham kabupaten/kota. Kemudian, katanya, penyertaan modal pemerintah provinsi juga ada di PT. Pembangunan Sumbar, tapi nilainya tidak besar karena pemegang saham ada yang perorangan. "Kami minta manajemen BUMD untuk terus menjalankan usaha sengan baik dan selalu berinovasi sehingga perkembangan semakin terlihat," ujarnya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
