
Satpol PP Damkar Agam gagalkan hiburan pemuda diadakan pascabencana

Lubukbasung (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhasil menggagalkan hiburan pemuda bertajuk live musik yang rencana diadakan di Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Jumat (26/12) malam.
Kepala Satpol PP Damkar Agam Fauzi di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan Satpol PP Damkar Agam, beserta pemerintah nagari atau desa setempat, Babinsa dan Babinkamtibmas mendatangi pihak panitia dan pemilik orgen tunggal sebelumnya kegiatan dimulai.
"Kami meminta panitia dan pemilik orgen diimbau tidak mengadakan kegiatan tersebut, mengingat sekarang masih suasana bencana," katanya didampingi Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Damkar Agan Yul Akmar.
Ia mengatakan panitia dan pemilik orgen tunggal sangat koperatif, sehingga kegiatan tersebut tidak jadi diadakan.
Sebelumnya beredaran selebaran terkait hiburan live musik yang bakal diadakan di Bawan, Kecamatan Ampek Nagari.
Untuk itu, pihaknya beserta unsur terkait lainnya mendatangi pihak panitia dan pemilik orgen.
Itu dalam menindaklanjuti imbauan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Kapolri melarang kegiatan hiburan untuk sama-sama merasakan duka atas musibah bencana yang menimpa Sumatra.
Setelah itu instruksi Bupati Agam agar tidak mengadakan kegiatan orgen tunggal dan hiburan lainnya dengan kondisi Agam dilanda bencana alam.
"Kita akan meningkatkan pengawasan agar kegiatan tidak terlaksana saat Agam masih dalam kondisi berduka," katanya.
Bencana hidrometeorologi melanda daerah itu mengakibatkan 163 orang meninggal dunia tersebar di Kecamatan Malalak 14 orang, Palupuh satu orang, Matur satu orang, Tanjung Raya 10 orang, Ampek Nagari satu orang dan Palembayan 136 orang.
Sedangkan 38 korban hilang tersebar di Kecamatan Malalak tiga orang, Tanjung Raya dua orang, Lubuk Basung satu orang dan Palembayan 32 orang.
"Pencarian korban hilang resmi dihentikan berdasarkan surat dan persetujuan dari para ahli waris, Senin (22/12)," katanya.
Banjir bandang, tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung juga mengakibatkan 26 orang terisolir, warga mengungsi 3.919 orang, rumah rusak ringan 367 unit, rusak sedang 287 unit, rusak berat 851 unit.
Selain itu jalan rusak 21 titik, jembatan rusak 28 titik, tempat ibadah 27 unit, fasilitas pendidikan 121 unit, lahan pertanian 2.188,77 hektare, ternak 5.481 ekor dan lainnya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
