Padang kembali gelar PIOM Festival, lima perwakilan negara telah memastikan hadir

id berita terkini, berita sumbar, piom fest,berita padang,musik indonesia,detik musik,allmusic,music news

Padang kembali gelar PIOM Festival, lima perwakilan negara telah memastikan hadir

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian (Antara/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat kembali menggelar Padang Indian Ocean Music Festival 2019 pada 25-27 Oktober 2019 yang merupakan salah satu tindak lanjut dari pertemuan Indian Ocean Rim Association (RIM) atau Asosiasi negara Pesisir Samudra India.

"Pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga, sejumlah negara yang sudah memastikan hadir yaitu Jerman, India, Singapura, Jepang dan Malaysia," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian di Padang, Rabu.

Ia menyampaikan Padang Indian Ocean Music Festival 2019 berlokasi di dua tempat yaitu pada 25-26 Oktober 2019 di GOR Agus Salim Padang tepatnya di sayak kiri dekat banjir kanal dan pada hari terakhir 17 Oktober 2019 mengambil tempat di Klenteng lama kawasan Kota Tua Padang.

PIOM Festadalahfestival musik internasional yang digelar Pemerintah Kota Padang untuk mempererat hubungan kerja sama, terutama bidang kebudayaan dan pariwisata antar negara-negara angota Indian Ocean Rim Association (IORA).

"PIOM Fest merupakan upaya untuk mempererat kerjasama pariwisata dan kebudayaan antar negara IORA, kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan," katanya.

Jika sebelumnya pelaksanaan dipusatkan di bawah Jembatan Siti Nurbaya Padang pada tahun ini sedikit berbeda karena pihaknya ingin memperkenalkan kawasan Kota Tua.

Sementara untuk daerah yang sudah konfirmasi mengikuti kegiatan ini dari Bengkulu dan Batusangkar.

Pada Piom Fest 2018 menampilkan musisi dari tujuh negara yaitu Indonesia, India, Mauritius, Jepang, Singapura, Vietnam, dan Peru.

Dari Indonesia yang tampil pada acara itu adalah Pentassakral dari Padang, Darak Badarak Pariaman, Sawahlunto New Ensamble, dan Bengkulu Dol Mayangsari.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar