Peserta SMN 2019 penasaran apa yang membuat Kalteng terpilih jadi calon ibu kota

id smn kalteng

Peserta SMN Sumatera Selatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan di Palangka Raya, Kamis, (15/8/2019). (FOTO ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya, (ANTARA) - Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Provinsi Sumatera Selatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Terpilihnya Kalteng sebagai salah satu calon ibu kota negara yang baru membuat saya lebih bersemangat. Saya penasaran, apa yang membuatnya bisa terpilih sebagai calon ibu kota," kata Abida Maharani salah seorang peserta SMN Sumsel di Palangka Raya, Kamis.

Untuk itu, ia mengaku akan berusaha menggali lebih dalam informasi tentang Kalteng, baik dari sisi budaya maupun hal lainnya. Abida menyadari, kesempatan yang ia dapatkan sangatlah langka, sehingga akan memanfaatkannya sebaik mungkin.

Lebih lanjut ia memaparkan, motivasi utamanya mengikuti SMN adalah untuk menambah wawasan yang dimiliki, mengingat pentingnya pengetahuan tentang keanekaragaman budaya Indonesia.

"Yang jelas saya bangga bisa terpilih dan diajak mengenal daerah lain. Apalagi saya kesini bersama teman-teman baru, jadi kami pun bisa saling bertukar informasi," ungkap siswi dari SMA Negeri 2 Oku tersebut.

Salah seorang peserta lainnya yaitu David menjelaskan, satu hal yang membuat dirinya takjub dengan Kalteng, khususnya Palangka Raya, adalah suasana kota yang nyaman dan tidak terjadinya kemacetan di jalan.

"Saya senang bisa menjadi peserta SMN dan tidak kalah penting, yaitu disini ternyata tidak macet. Kondisi ini sangatlah luar biasa bagi saya, karena selama ini sudah terlalu sering terjebak macet dan jadinya jenuh," terang siswa dari SMA Negeri 1 Banyuasin tersebut.

Selain memanfaatkan kegiatan SMN untuk menambah ilmu pengetahuan serta wawasan yang baru, David juga memiliki harapan, apabila nantinya ibu kota benar-benar ditetapkan di Kalteng, agar pemerintah bisa melakukan penataan kota secara maksimal guna mencegah terjadinya kemacetan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo mengharapkan, agar kedatangan 23 peserta SMN Sumsel bisa benar-benar dimanfaatkan, untuk mengenal kebudayaan dan hal lainnya yang ada di Kalteng.

"Mengenal, mengetahui dan mencintai kebudayaan serta hal lainnya tentang daerah lain sangatlah penting, guna memperkuat rasa persatuan dan kesatuan yang dimiliki, sebagai salah seorang warga negara Indonesia," tegasnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar