Cegah narkoba, ratusan siswa SMAN 1 Padang Gelugur ikuti sosialisasi

id Narkoba,Siswa,Sekolah

Siswa SMAN 1 Padanggelugur, bersama Polisi, Kepsek, photo bersama usai mengikuti sosialisasi bahaya narkoba. (Ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Satres Narkoba Polres Pasaman, menyambangi SMA Negeri 1 Padanggelugur, Kecamatan Padanggelugur, kabupaten itu, sebagai upaya sosialisasi pencegahan narkoba.

Kasatres Narkoba Polres Pasaman, Iptu Syafril Munir, saat dihubungi, Selasa, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut merupakan salah satu program yang digalakkan oleh pihaknya untuk mengkampanyekan akan bahaya narkoba.

Sosialisasi ini juga, tambah dia, bertujuaan untuk mengedukasi para pelajar dan guru tentang pencegahan, pemberantasan, penyalah gunaan, dan peredaran gelap narkoba bagi para pelajar di wilayah Kabupaten Pasaman.

"Alhamdulillah, ratusan siswa SMAN 1 Padanggelugur, ikuti sosialisasi pencegahan bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Mereka sangat antusias," katanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Padanggelugur Nelson mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di sekolah tersebut. Menurutnya, kegiatan itu sangat bernilai positif tinggi.

"Terimakasih kepada Sat Narkoba Polres Pasaman dan Kantor Kesbangpol Pemda Pasaman, yang telah memberikan materi sosialisasi pencegahan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya di sekolah ini," ujar Nelson.

Bahaya narkotika di Indonesia sudah semakin merajalela. Berdasarkan sejumlah hasil penilitian mayoritas pengguna narkoba adalah para pelajar. Dari data itu, pencegahan harus segera dilakukan agar generasi muda tak semakin hancur.

"Salah satu upaya pencegahan narkoba seperti yang dilakukan hari ini. Sosialisasi diikuti seratusan siswa SMAN 1 Padanggelugur. Siswa pun terlihat cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut," katanya.

Menurut Nelson, dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan akan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan serta informasi tentang bahayanya narkoba bagi para pelajar di SMAN 1 Padanggelugur.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini akan mampu memberikan pengetahuan dan informasi akan bahaya laten dari narkoba," ujarnya.

Rahmi (17), siswa kelas X ini mengaku cukup takjub dengan sosialisasi yang diberikan. Pasalnya, penyuluhan itu dilakukan dengan memberikan efek dari bahaya narkoba.

"Selama ini kami hanya melihat efek tanpa tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Disini, semua ditampilkan, karena semua diperlihatkan secara detil oleh Bapak dari kepolisian," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar