Logo Header Antaranews Sumbar

Bupati Optimis Program Mentawai Terang

Rabu, 20 Maret 2013 08:17 WIB
Image Print
Yudas Sabaggalet

Padang, (ANTARA) - Bupati Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Yudas Sabaggalet meyatakan optimis program "Mentawai Terang" dapat tercapai dalam tahun 2013 dan semua kawasan pemukiman di wilayah itu bisa dialiri listrik. "Kita berharap Mentawai Terang terwujud, adanya listrik diseluruh daerah di kawasan ini, tentu perkembangan daerah dapat dilaksanakan mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya," kata Yudas, Rabu. Dia menambahkan, agar mewujudkan Mentawai terang tersebut, pada 2013 ini kita juga telah menganggarkan dalam APBD Rp3 miliar, untuk percepatan kepemilikan listrik di seluruh wilayah. Kebutuhan listrik bagi masyarakat dengan populasi 86.491 jiwa didaerah kepulauan seluas 6.011,35 kilometer per segi, tersebut menurut pemerintah daerah setempat dibutuhkan sebab, saat ini masih termasuk daerah paling teringgal di Provinsi Sumbar. Berdasarkan data pemerintah daerah itu, saat ini dari 43 desa yang ada, baru dua sampai tiga desa yang teraliri listrik bagi kebutuhan masyarakat, sehingga kebutuhan akan penerangan di kepuluan itu merupakan hal yang paling utama untuk menunjang pengembangan dalam bidang lainnya agar segera terlepas dari ketertinggalan. "Dengan adanya program mentawai terang ini diharapkan pada akhir masa jabatan saya nanti setidaknya hal tersebut dapat segera teratasi, minimal semakin banyak desa yang memiliki listrik, baik itu melalui tenaga diesel, solar sel, dan lainnya," ujarnya. Yudas menambahkan, bagaimana Mentawai akan berbicara pendidikan, kesehatan, dan lainnya, jika penunjangnya saja belum bisa dilengkapi, sebab kebutuhan akan penerangan atau listrik tersebut merupakan salah satu yang utama untuk mendukung Mentawai bangkit dari ketertinggalan dari bidang-bidang lainnya. Sehubungan dengan itu, selain membutuhkan ketersediaan tenaga penerang atau listrik, daerah tersebut juga tengah giat untuk membangun sarana komunikasi, sebab baru beberapa daerah yang dapat dijangkau oleh pengembangan teknologi, seperti tower telekomunikasi dan lainnya. "Saat ini ada kita juga menunggu lima tower yang rencananya akan dibangun didaerah ini dalam waktu dekat, untuk membantu akses telekomunikasi didaerah terpencil Kepulauan Mentawai, sehingga setiap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi informasi yang lebih baik dan percepatan pengetahuan bagi masyarakat dapat ditingkatkan," tegasnya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026