Wabup Padang Pariaman optimis layani warga meskipun efisiensi

id Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat,Padang Pariaman, Sumatera Barat Rahmat

Wabup Padang Pariaman optimis layani warga meskipun efisiensi

Wakil Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Rahmat Hidayat (tengah) memimpin rapat koordinasi di lingkungan pemerintahan setempat di Pariaman, Senin. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Parik Malintang (ANTARA) - Wakil Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Rahmat Hidayat optimis pemerintah daerah setempat dapat memberikan pelayanan prima kepada warganya meskipun dihadapkan tantangan efisiensi anggaran.

"Jangan patah semangat, tetap optimis kita bisa wujudkan harapan dalam melayani masyarakat," kata Rahmat saat rapat koordinasi dengan pemangku berkepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di Parik Malintang, Senin.

Ia mengatakan meskipun terjadi efisiensi anggaran tidak akan mengurangi semangat pemerintah daerah setempat untuk merealisasikan visi misi dan harapan masyarakat.

Menurutnya efisiensi anggaran tersebut justru menjadi pemantik bagi daerah untuk mencari sumber-sumber daya dan sumber dana yang ada untuk terus kita maksimalkan.

"Jangan patah semangat, tetap optimis kita bisa wujudkan harapan dalam melayani masyarakat," katanya.

Oleh karena itu ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memetakan masalah dan isu yang ada lingkungan pemerintahan dan melaporkan ke pimpinan.

"Nanti kita bersama akan carikan langkah-langkah penyelesaian dan dilanjutkan dengan eksekusi dalam penyelesaian," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis mengatakan rapat koordinasi yang juga pengenalan tersebut berlangsung santai dan serius serta diselingi canda tawa.

Rakor ini merupakan salah satu langkah untuk evaluasi dan penyesuaian langkah dan visi misi Pimpinan Kita yang baru" sebut Rudy

"Rakor ini merupakan salah satu langkah untuk evaluasi dan penyesuaian langkah dan visi misi pimpinan kita yang baru," tambahnya.

Sebelumnya, anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan fisik di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat terdampak mencapai Rp88 miliar pasca keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah.

"Dalam (Inpres) itu diberikan penegasan-penegasan terhadap beberapa sub pembiayaan yang ada di pemerintah, yang kita dituntut untuk melakukan efisiensi," kata Sekretaris Daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis di Parik Malintang, Rabu.

Ia mengatakan efisiensi tersebut dilakukan terhadap kegiatan seremonial, studi banding, dan kegiatan lainnya yang tidak berdampak langsung terhadap masyarakat.