Data ganda, penerima Bantuan Pangan Non Tunai di Agam turun

id bpnt

Warga menerima bantuan Pangan Non Tunai di Agam (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (ANTARA) - Penerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat berkurang dari 30.168 keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2018, menjadi 22.189 KPM 2019 akibat penerima program itu ada yang ganda.

"Penerima program BPNT itu berkurang 7.979 orang dari tahun sebelumnya dan ini berdasarkan verifikasi yang dilakukan pada awal 2019," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Agam, Zulfi Ernawati di Lubukbasung Minggu.

Ia mengatakan berkurangnya penerima program BPNT itu akibat penerima program sebelumnya terjadi ganda.

Ada satu keluarga penerima manfaat mendapatkan dua kartu sehingga mereka menerima dua program tersebut.

"Istri dan suami menerima kartu program BPNT, sehingga mereka menerima dua program itu," katanya.

Ia menambahkan, program BPNT itu telah cair sampai Juni 2019. Setiap bulan keluarga penerima manfaat menerima dana sebesar Rp110 ribu per keluarga untuk membeli beras dan telur di 153 agen.

Keluarga penerima manfaat bisa membelanjakan dana BPNT sebesar Rp110 ribu ke seluruh agen tersebar di 16 kecamatan di daerah itu.

"Program BPNT ini mulai di Agam pada Oktober 2018," tambahnya.

Ia mengakui pencairan dana ini terkendala akibat jaringan internet sehingga keluarga penerima manfaat terpaksa mencairkan ke nagari tetangga.

Penerima manfaat yang kesulitan untuk mencairkan program itu berada di Nagari Pagadih dan Nagari Nan Tujuh, Kecamatan Palupuh dengan jumlah sekitar ratusan keluarga penerima manfaat.

"Ini berdasarkan informasi yang kita peroleh dari keluarga penerima manfaat, terkait saldo di rekening mereka tidak ada dan struk tidak bisa keluar. Daerah itu berada di area tanpa sinyal internet," katanya.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar