Kebun Binatang Kandih kedatangan dua penghuni langka, satwa apakah?

id kebun binatang kandih,sawahlunto,harimau sumatera

Kebun Binatang Kandih kedatangan dua penghuni langka, satwa apakah?

Harimau Sumatera (ANTARA SUMBAR/Taufan Razzak)

Sawahlunto, (ANTARA) - Mengawal langsung pembenahan kawasan wisata Kandih menyambut momen libur lebaran, sekaligus mengunjungi dua harimau Sumatera yang baru didatangkan ke kebun binatang tersebut, Senin, Wawako Zohirin Sayuti meninjau kawasan yang dulu populer sebagai ikon wisata libur lebaran di 'Kota Arang' itu.

Kedatangan dua ekor harimau Sumatera ini ditargetkan mampu menyedot kunjungan wisatawan. Sebab dari pengalaman selama ini, banyak sekali pengunjung maupun masyarakat yang bertanya - tanya kapan kebun binatang Kandih mempunyai harimau.

"Memang, kita terus lakukan banyak pembenahan maupun penambahan satwa - satwa, termasuk mendatangkan harimau Sumatera ini. Semua kita lakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan kembali ke Kandih ini. Kita ingin agar Kandih kembali ramai, bahkan sampai macet dikunjungi wisatawan, seperti yang pernah terjadi dahulu, saat Kandih ini baru dibuka dan animo pengunjung begitu luar biasa," kata Wawako Zohirin, di Kebun Binatang Kandih, Senin.

Tentang dua ekor harimau Sumatera yang baru datang tersebut, dijelaskan oleh Plt Komisaris PT. Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) Afridarman, merupakan anak dari induk harimau yang dahulu ditangkap masyarakat di Desa Taratak Bancah, Kecamatan Silungkang.

"Jadi bisa dibilang ini harimau memang sudah ada darah Sawahlunto - nya. Sebab induk jantannya berasal dari Taratak Bancah, sedangkan induk betinanya dari Kabupaten Sijunjung. Harimau ini lahir di kebun binatang Kinantan, Bukittinggi pada 02 Mei 2017 silam," terangnya.

Lebih lanjut, Afridarman juga menjelaskan bahwa pihak PT. WWS mendatangkan dua ekor harimau ini dengan sistem tukar pakai kepada kebun binatang Kinantan.

"Maksudnya, kan kita punya tiga ekor gajah, dua betina satu jantan. Jadi kemudian, gajah jantan ini kita pinjamkan kepada kebun binatang Kinantan. Sementara dua harimau betina di kebun binatang Kinantan tersebut kita pinjam juga," urainya.

Dua ekor harimau ini juga baru saja diberi nama oleh para personel PT. WWS.

"Datang tadi malam, kita langsung beri nama untuk dua ekor harimau ini. Ada Upik Kandih dan Gadih Kandih," ujarnya.

Kesiapan lainnya yang dilakukan PT. WWS dalam membenahi kawasan Kandih ini juga sudah mencapai 90 persen. Meski memang, untuk sejumlah item masih ada yang belum terkejar pembenahannya.

"Secara umum, dari pemantauan di H - 2 jelang libur lebaran ini kita bisa lihat Kandih sudah siap menyambut para wisatawan. Saya pesankan para personel yang bertugas di sini jangan mengendorkan semangat, meski saya melihat pekerjaan sudah sangat banyak sejak pra - liburan ini, tapi perjuangan sesungguhnya adalah ketika liburan itu, saat pengunjung datang nanti," ujar Zohirin Sayuti.

Wakil Wali Kota juga mengajak masyarakat 'Kota Arang' untuk bersama - sama menggaungkan kembali berbagai destinasi wisata di Sawahlunto, khususnya di Kandih.

"Ini momen kita. Kita mengajak masyarakat untuk membantu mempromosikan wisata di kota kita tercinta ini. Sanak saudara dan teman yang datang ke Sawahlunto nanti mari kita ajak ke destinasi - destinasi kita. Bahkan bagus juga kita mulai dari kita dan keluarga kita yang kembali mengunjungi destinasi wisata tersebut. Percayalah, itu akan sangat berdampak terhadap kejayaan pariwisata kembali," sebutnya.

Di akhir peninjauan tersebut, Plt Komisaris PT. WWS, Afridarman juga melaporkan bahwa sejumlah permainan untuk pengunjung yang dulu sempat non - aktif kini sudah bisa dioperasikan kembali.

"Sedang dalam pembenahan saat ini, kita targetkan begitu libur lebaran clear. Permainan tersebut antara lain ; paint ball dan flying fox. Di danau Tandikek (masih di kawasan wisata Kandih - red) sendiri, wahana seperti perahu naga dan sepeda dayung juga sudah bisa digunakan pengunjung," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar