Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi klaim tingkat kejahatan menurun sekitar 15 persen di Sumbar

Senin, 31 Desember 2018 18:58 WIB
Image Print
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal (tengah) didampingi Direktur Narkoba Kombes Pol Kumbul KS (kanan) Kabid Humas Kombes Pol Syamsi saat memberi keterangan pengungkapan lima kilogram sabu-sabu di Padang, Senin (4/6). (ANTARA SUMBAR/ Mario S Nasution)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengklaim tingkat kejahatan menurun pada 2018 menurun dibandingkan tahun lalu, ada penurunan sekitar 15 persen.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal di Padang, Senin mengatakan pada 2017 terjadi 16.098 kasus kejahatan dan pada 2018 jumlah kasus yang terjadi di wilayah Polda Sumbar adalah 13.655.

Ia mengatakan sejauh ini kondisi keamanan ketertiban masyarakat di wilayah yang terdiri dari 19 kota dan kabupaten tersebut aman dan kondusif, hal ini ditandai dengan tidak adanya tindak kejahatan yang menonjol sepanjang tahun ini.

“Alhamdulillah, Sumbar cukup kondusif pada tahun ini dan kedepannya kami akan terus berupaya meningkatkan kamtibmas,” katanya saat didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Damisnur.

Sementara untuk jumlah perkara yang berhasil diselesaikan juga mengalami peningkatan dari tahun lalu. Pada 2017 hanya 7.374 kasus yang berhasil diselesaikan sementara pada 2018 ada 8.390 kasus yang berhasil diselesaikan, ada kenaikan sekitar 15,7 persen.

Ia juga mengatakan akan fokus dalam pengungkapan kasus narkoba yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada 2017 pihaknya berhasil mengungkap 819 kasus dengan 1.064 tersangka sedangkan pada tahun ini ada 926 kasus dengan 1.257 tersangka.

Menurutnya terjadinya peningkatan kasus narkoba ini karena anggota sangat aktif di lapangan dan banyak melakukan pengungkapan.

Ia mengatakan dalam meminimalkan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Sumatera Barat, pihaknya telah melakukan upaya berupa sosialisasi, himbauan serta penindakan agar ruang penyalahgunaan narkoba ini semakin sempit.

"Narkoba merupakan atensi, kita sudah berupaya untuk selalu selalu menekannya dengan melakukan sosialisasi oleh Ditresnarkoba bersama tim lainnya", katanya.(*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026