Sawahlunto terima penghargaan dari KPK saat peringatan Harkodia

id Hari Anti Korupsi se-Dunia,Penghargaan KPK,Harkodia 2018,Pemkot Sawahlunto

Pimpinan KPK Saut Situmorang menyerahkan perhargaan kepada Wali Kota Sawahlunto Deri Hasta atas atas komitmen keterbukaan pelayanan perizinan yang dilakukan dalam jaringan (daring) atau online. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Sawahlunto, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Sawahlunto menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas komitmen keterbukaan pelayanan perizinan yang dilakukan dalam jaringan (daring) atau online.

Penghargaan yang diserahkan oleh Pimpinan KPK Saut Situmorang diterima langsung oleh Wali Kota Sawahlunto Deri Hasta saat peringatan Hari Anti-Korupsi se-Dunia (Hakordia) 2018 di Jakarta, Rabu (6/12).

Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan pemerintah Sawahlunto akan terus melakukan perbaikan dalam sistem pelayanan yang diberikan, khususnya di bidang perizinan.

Menurut dia pelayanan perizinan memiliki dampak yang sangat besar terhadap daerah, mulai dari kepastian investasi, peluang kerja, upaya mengatasi pengangguran, serta peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kita akan terus sempurnakan sistem yang telah ada sehingga perizinan semakin memudahkan masyarakat, investor dan pelaku usaha baik UMKM maupun yang berskala besar," katanya.

Perizinan Dinas Satu Pintu Sawahlunto menjadi stu-satunya nominasi yang dinilai telah melakukan keterbukaan dalam pelayanan perizinan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja.

Sementara Ketua KPK Situmorang mengatakan keterbukaan dalam pelayanan satu pintu yang dilakukan memberikan kepastian integritas aparat yang memberikan pelayanan.

Selain itu, imbuhnya dengan pelayanan yang dilakukan menciptakan transparansi perizinan, kepastian hukum yang jelas terhadap para pengusaha, serta memberikan jaminan terhadap investor yang membawa investasi bagi pengembangan daerah maupun mendorong roda perekonomian masyarakat.

Penyerahan penghargaan di Hakoedia 2018 bertujuan untuk memotivasi seluruh elemen yang ada di Indonesia, bersama-sama menciptakan Indonesia Bebas dari Korupsi.

Ketua KPK, Agus Raharjo mengatakan penghargaan ini bukan akhir dari upaya untuk memberantas korupsi, namun awal dari upaya memperbaik daerah dan negara ini dari kegiatan korupsi.

"Kerja keras masih kita perlukan untuk terus memperbaiki ini, termasuk yang belum menerima penghargaan. Kami apresiasi yang telah mendapatkan penghargaan ini," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar