
Nagari Mandiri Pangan dicanangkan di Padang Panjang

Padang Panjang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mencanangkan Nagari Mandiri Pangan di Kelompok Tani Lembuti II Kelurahan Koto Panjang, Selasa.
Dalam pencanangan itu, Wakil Wali Kota setempat, Asrul sekaligus membuka acara Gerakan Optimalisasi Penyuluhan (GOP) di kelurahan tersebut.
Asrul mengatakan, pemerintah memiliki strategi untuk mewujudkan ketahanan pangan dengan cara mengatur, membina, mengendalikan dan mengawasi seluruh subsistem yang ada di bidang tersebut.
"Strategi itu membutuhkan dukungan masyarakat. Agar efektif dan tepat guna maka perlu pembinaan bagi masyarakat yang terlibat, khususnya para petani," ujarnya.
Ia menyebutkan dari pembinaan bagi petani berupa kegiatan GOP dan pembentukan Nagari Mandiri Pangan, setidaknya ada enam kondisi yang mesti dicapai yaitu terbentuk kelompok masyarakat yang mengembangkan usaha produktif, terbentuk lembaga keuangan nagari.
Kemudian peningkatan pendapatan dan daya beli, peningkatan ketahanan dan kemandirian pangan, peningkatan kemandirian dan pengetahuan masyarakat dan mengubah pola pikir masyarakat mengenai pentingnya pangan.
"Melalui program tersebut, kami harapkan secara bertahap keenam kondisi itu dapat dicapai lalu masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif," katanya.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang, Syahdanur menambahkan program GOP dan Nagari Mandiri Pangan dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan dari kegiatan sosialisasi pertanian dan pangan yang sudah berjalan.
Ia menyebutkan Kelompok Tani Lembuti II Kelurahan Koto Panjang merupakan kelompok yang telah memiliki sertifikat organik untuk komoditas beras.
Sementara 90 persen dari seluruh petani di Kelurahan Koto Panjang sudah menerapkan pola tanam jajar legowo (jarwo).
Selain itu, di tanaman holtikultura, kelompok tersebut juga sudah memproduksi sayuran ramah lingkungan.
Usai pembukaan sosialisasi dan pencanangan nagari mandiri pangan, pemerintah setempat juga memanen hasil kebun dari para petani Kolompok Lembuti II. (*)
Pewarta: Ira Febrianti
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
