DPRD dukung MTQ nasional 2020 di Sumbar

id anggota DPRD Hidayat

Anggota DPRD Sumbar, Hidayat. (ANTARASUMBAR/Istimewa)

Padang, (Antaranews Sumbar) - DPRD Sumatera Barat mendukung keinginan pemerintah daerah untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-28 pada 2020 karena sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah tersedia.

"Lokasi pelaksanaan tersedia dan memenuhi syarat seperti di UPI, UNP, dan UIN. Kamar hotel juga cukup untuk menampung peserta dari seluruh Indonesia," kata Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Hidayat di Padang, Rabu.

Kesiapan secara infrastruktur itu menurut dia akan didukung oleh DPRD dengan kesiapan anggaran yang dialokasikan dalam APBD.

Berdasarkan hal itu, Hidayat yakin Sumbar memenuhi syarat sebagai tuan rumah MTQ ke-28 setelah pelaksanaan di Medan pada 2018.

Namun, melihat sejarah pelaksaan MTQ sejak pertama kali digelar pada 1968 di Makasar Sulawesi Selatan, tuan rumah selalu digilir pada provinsi di pulau berbeda.

MTQ ke-2 pada 1969 digelar di Bandung, Jawa Barat dan MTQ ke-3 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Penunjukan tuan rumah yang bergilir tiap pulau itu terus dipertahankan hingga MTQ ke-27 di Medan, Sumatera Utara.

Dikhawatirkan metode penunjukan tuan rumah itu memupus harapan Pemprov Sumbar untuk bisa menjadi tuan rumah MTQ ke-28.

Tetapi peluang tetap ada karena pernah terjadi pengecualian pada MTQ ke-17 dan 18 tahun 1994 dan 1997.

Saat itu MTQ ke-17 pada 1994 yang digelar di Pekanbaru, Riau kemudian MTQ ke-18 pada 1997 digelar di Jambi.

Sebelumnya Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebut Direktur Jendral (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementrian Agama (Kemenag), Muhamadiyah Amin telah meninjau kesiapan Sumbar sebagai tuan rumah MTQ Nasional pada Sabtu (18/8).

Salah satu yang ditinjau adalah Masjid Raya Sumbar, Masjid Baitul Rahmah dan sejumlah tempat lain pendukung penyelenggara MTQ Nasiaonal.

“Kita amat berharap Sumbar Kembali dapat menjadi tuan rumah MTQ tahun 1983 dan itu telah 35 tahun yang lalu,” katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar