1.718 mahasiswa IAIN Bukittinggi tuntaskan KKN

id kkn ppm

Peserta KKN-PPM IAIN Bukitinggi. Antara Sumbar/istimewa.

Padang, (Antaranews Sumbar)- Sebanyak 1.718 orang mahasiswa IAIN Bukittinggi selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di 155 jorong yang tersbear di 32 Nagari pada tujuh kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota dan Agam.

Tujuh kecamatan itu adalah, Suliki, Akabiluru dan Situjuah Limo Nagari di Kabupeten Limapuluh Kota, kecamatan Malalak, Palupuah, IV Koto dan Kecamatan Matur di kabupten Agam.

KKN-PPM iberlangsung semenjak 28 Mei sampai dengan 19 Juli 2018 dengan berbagai kegiatan yang sesuai dengan tema KKN-PPM yang diusun oleh IAIN Bukittinggi , kata Ketua Badang Pelaksana KKN-PPM IAIN Bukittinggi Dr Silfia Hanani melalui siaran pers yang diterima Antara Sumbar, Sabtu.

Mengambil tema pembelajaran dan pengabdian berbasis religius dan lokalitas KKN diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK), Fakultas Syariah (F.Syar), dan Fakutas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI)

Jumlah peserta KKN-PPM IAIN Bukittinggi tahun ini merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah dibimbing oleh 79 dosen.

Keberadaan Mahasiswa KKN disambut posiif oleh masyarakat. Terbukti dapatnya masyarakat dan mahasiswa bekerja sama dalam berbagai kegiatan dan program yang dilakukan oleh mahasiswa yang disusunnya berdasarkan survei sebelum KKN.

Silfia mengatakan kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan pintu masuk strategis untuk mengintegrasikan kampus sebagai lumbung akademis dengan masyarakat sebagai objek dan subjek kemajuan, sehingga kampus tidak berjarak dengan masyarakat.

Di samping itu, sekaligus sebagai praktik integritas keilmuan antara teoritik akademik kampus dengan realitas sosial masyarakat oleh mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat melihat, merasakan dan menganalisis dari realitas ini dari berbagai perspektif, ujar dia.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar