Terjebak saat rumahnya terbakar, Nelwati akhirnya meninggal dunia

id Kebakaran di Agam,kebakaran di agam meminta korban

Anggota Pemadam Kebakaran Satpol PP Damkar Kabupaten Agam, sedang memadamkan api membakar dua unit rumah di Lukok, Nagari Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu, Jumat (13/7). (ANTARA SUMBAR/Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Nelwati (79) warga Lukok, Nagari Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, menghembuskan nafas terakhirnya setelah bertahan melawan sakit luka bakar yang diperolehnya saat rumahnya terbakar pada Jumat (13/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Agam, Dandi Pribadi di Lubukbasung, Jumat, mengatakan, korban terjebak di dalam rumah saat api menyalar rumah korban.

"Korban kesulitan berjalan saat rumah korban terbakar, sehingga terjebak di dalam rumah," katanya.

Saat kebakaran itu rumah dalam keadaan sepi karena anak dan cucunya sedang pergi.

Jasad korban disemayamkan di rumah keluarga korban.

Kebakaran itu mengakibatkan dua unit rumah semi permanen hangus terbakar. Rumah tersebut milik Nelwati (70) dan Zulhasan (62). Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami kerugian sekitar Rp400 juta.

"Penyebab kebakaran itu sedang diselidiki oleh pihak berwajib," tambahnya.

Dalam memadamkan api, pihaknya mengerahkan mobil pemadam kebakaran milik Agam, Bukittinggi dan Padang Panjang.

"Pemadam itu juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Agam dan masyarakat," katanya.

Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara memperbaiki jaringan listrik yang sudah tua, menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api. Lalu memastikan kompor sudah mati saat meninggalkan rumah dan lainnya.

"Ini sering kami sampaikan saat bertatap muka dengan warga," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar