Payakumbuh tingkatkan kualitas produk kampung rendang

id kampung rendang

(Antara)-Nama Rendang sebagai makanan lezat asal Sumatera Barat telah mendunia. di Kotamadya Payakumbuh terdapat satu daerah bernama kampung lampasi yang membuat variasi rendang dalam bentuk kering. Aneka produk rendang kering dari wilayah ini dijual secara tersebar di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat berupaya meningkatkan kualitas dan mutu hasil produksi di Kampung Rendang, sebagai kawasan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) rendang.

"Kami terus melakukan upaya bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas produksi. Saat ini sedang dilakukan pengerjaan fisik," kata Kepala Bidang Perindustrian Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Faizal, di Payakumbuh, Minggu.

Ia mengatakan pengerjaan fisik itu sudah dimulai sejak 2017, dan pada saat ini akan memasuki tahap pengerjaan kedua.

Beberapa sarana yang akan dibangun adalah dapur utama, dapur bagi Industri Kecil Menengah (IKM), gudang, dan lainnya.

Pihak Pemkot juga mengupayakan agar para IKM yang bergabung di Kampung Rendang, bisa menggunakan peralatan yang telah memenuhi standar industri.

Untuk mutu, lanjutnya, pihak Pemkot juga telah menjalin komunikasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pusat.

Komunikasi itu dilakukan untuk memastikan kelayakan, kemanan, alur produksi yang baik bagi makanan, dan lainnya.

"Intinya kami terus memperbaiki baik dari sisi sarana ataupun prasarana. Meskipun masih dilakukan secara bertahap," katanya.

Kampung Rendang Payakumbuh adalah sentra penjualan berbagai varian rendang oleh IKM, di Limposi, Jalan Tan Malaka, daerah setempat.

Setidaknya sampai saat ini terdapat 30 varian rendang yang dihasilkan IKM, namun baru delapan di antaranya yang telah eksis dan dikenal masyarakat.

Delapan varian itu adalah rendang daging sapi, telur, paru, tumbuak daging, suir ayam dan daging sapi , jamur, belut, dan, jengkol.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar