Logo Header Antaranews Sumbar

Agam Miliki 143 Objek Wisata

Sabtu, 14 April 2018 16:20 WIB
Image Print
Salah satu objek wisata di Agam. (Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat jumlah objek wisata di daerah itu mencapai 143 buah yang tersebar pada 16 kecamatan.

"0bjek wisata itu terdiri dari, wisata alam, religi dan budaya," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Jetson di Lubukbasung, Sabtu.

Objek wisata tersebut sebagian besar dikelola oleh masyarakat, hanya tiga yang dikelola pemerintah.

Objek wisata yang dikelola pemerintah itu yakni, Bandar Mutiara di Kecamatan Tanjungmutiara, Objek Wisata Muko-muko di Kecamatan Tanjungraya dan Objek Wisata Ambun Tanai di Kecamatan Matur.

Menurut dia, potensi alam di Agam sangat bagus untuk dikembangkan menjadi objek wisata dan hampir setiap tahun destinasi wisata bertambah di daerah itu.

"Objek wisata tersebut bermunculan di setiap jorong di daerah itu," katanya.

Untuk mengembangkan destinasi wisata itu, pihaknya membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di objek wisata itu.

Namun keberadaan objek wisata itu harus didukung oleh sarana, prasarana, fasilitas jalan dan jembatan.

"Objek wisata ini tidak terlepas dari sarana, prasarana, fasilitas jalan dan jembatan dalam menarik kunjungan. Namun ini butuh dukungan dari organisasi perangkat daerah lainnya," katanya.

Apabila fasilitas pendukung di 143 objek wisata ini lengkap, maka jumlah kunjungan wisatawan akan meningkatkan ke daerah itu.

Pada 2018 Pemkab Agam menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 746.000 wisatawan yang terdiri dari 546.000 orang wisatawan lokal dan 200.000 wisatawan mancanegara.

Pada 2017 jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 653.108 orang, dengan wisatawan lokal sebanyak 633.353 orang dan wisatawan mancanegara 19.755 orang.

Tahun 2016 kunjungan wisatawan hanya 519.232 orang, dengan 487.213 orang wisatawan lokal dan 32.019 orang wisatawan mancanegara.

Anggota DPRD Agam, Syafruddin mendukung pembangunan objek wisata tersebut dalam meningkatkan pendapatan warga sekitar.

Namun pihaknya berharap dinas terkait untuk mengkomunikasikan dengan anggota DPRD dan memberikan data objek wisata yang akan dibangun.

"Dinas terkait juga diminta untuk melakukan hering dengan komisi terkait, agar pimpinan dewan bisa mengarahkan dana pokok pikiran anggota untuk membangun objek wisata," katanya.*



Pewarta:
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2026