Logo Header Antaranews Sumbar

Kapolres: Operasi Patuh Kedepankan Tindakan Represif

Selasa, 9 Mei 2017 14:56 WIB
Image Print
Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana. (ANTARA SUMBAR/ Ira Febrianti)

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Kepala Kepolisian Resor Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan kepolisian melaksanakan Operasi Patuh pada 9-22 Mei 2017 dengan mengedepankan tindakan represif.

"Namanya kegiatan Operasi Patuh, berarti masyarakat harus patuh pada aturan yang telah ada," katanya usai melakukan apel gelar pasukan Operasi Patuh di Bukittinggi, Selasa.

Operasi Patuh dilaksanakan serentak oleh kepolisian di seluruh Indonesia di bidang lalu lintas untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berkendara.

"Target dari kegiatan ini adalah menekan angka pelanggaran lalu lintas hingga akhirnya dapat terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas," kata dia.

Meskipun mengedepankan tindakan represif, namun tindakan pencegahan dan pendidikan bagi pengendara tetap dilakukan secara situasional.

"Menindak memang lebih banyak, namun kami tetap iringi dengan edukasi bagi pengendara agar ke depan pengendara yang melanggar dapat menjadi lebih patuh berkendara," kata dia.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bukittinggi, AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan Operasi Patuh rutin dilaksanakan kepolisian setiap tahun menjelang bulan Ramadhan.

"Dalam giat ini Polres Bukittinggi menurunkan sebanyak 30 personel dan akan dibantu pemangku kepentingan yang terkait karena menciptakan keamanan berlalu lintas harus menjadi tanggung jawab bersama," katanya.

Para pengendara sadar akan kewajibannya dalam berkendara, tidak hanya saat kepolisian melakukan kegiatan di lapangan, melainkan setiap saat berkendara. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026