Logo Header Antaranews Sumbar

Wamenlu: Indonesia Jadi Contoh Penanganan Terorisme

Selasa, 8 November 2016 14:28 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara Sumbar) - Wakil Menteri Luar Negeri Mohammad Fachir mengatakan Indonesia menjadi contoh negara yang dapat menangani terorisme dengan baik oleh negara lain.

"Sebagai negara demokrasi dengan penduduk yang beragam, Indonesia mempunyai banyak pengalaman dalam penanganan dalam mencegah ekstemisme, dan negara kita sering dijadikan contoh oleh negara lain dalam penanganan ekstremisme," kata Mohammad Fachir saat ditemui wartawan disela-sela acara lokakarya "ASEAN-UN: Regional Dialogue III on Political-Security Coorperation", Jakarta, Selasa.

Pada acara tersebut, negara-negara ASEAN serta PBB membahas masalah penanganan konflik, diplomasi dan ekstremisme yang ketiga.

Menurut Fachir ,lokakarya tersebut bentuk kesadaran masyarakat internasional untuk memperkuat diri dan sekaligus bekerja sama mengenai berbagai ancaman ekstremisme.

"Dalam kegiatan ini, Indonesia berbagi pengalamannya mencegah konflik, konflik resolusi dan sebagainya dan menurut pandangan mereka Indonesia berhasil dalam menangani terorisme baik melalui pendekatan represif maupun dengan pendekatan budaya," kata dia.

Salah satu penanganan kasus terorisme yang dihadapi Indonesia adalah peristiwa bom Jakarta yang terjadi awal 2016.

"Indonesia dinilai sangat berhasil karena dapat menangani masalah tersebut dengan cepat dan keadaan negara menjadi normal, tidak hanya sampai di situ, Indonesia juga berhasil mendorong masyarakatnya untuk mengatakan tidak takut kepada terorisme," kata dia.

Selain berbagi pengalaman, PBB juga menyelaraskan program penanganan ekstemismenya kepada masing-masing negara ASEAN.

"PBB memiliki rencana aksi yang baru saja diluncurkan oleh Sekjen PBB dan mereka melihat ASEAN sudah memiliki mekanisme untuk menghalau ekstremisme seperti deradikalisasi di kawasan ASEAN," kata dia. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026