
102 Orang ASN Ikut Seleksi JTP Pasaman Barat
Senin, 26 September 2016 22:40 WIB

Simpang Empat, (Antara Sumbar) -Sebanyak 102 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) mendaftar dan mengajukan berkas seleksi terbuka untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) eselon II.b di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).
"Benar, sejak dibuka pendaftaran sejak 5 September sampai ditutup 26 Agustus 2016 yang mendaftar dan menyerahkan berkas mencapai 102 orang," kata Ketua Sekretariat panitia seleksi (pansel) pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Pasaman Barat, Susilawati di Simpang Empaat, Senin.
Ia menambahkan batas pendaftaran sudah berakhir dan tidak bisa diperpanjang.
Semua jabatan yang diumumkan itu tidak ada yang kosong. Terlihat dalam rekafitulasi pendaftaran, umumnya setiap jabatan yang akan diisi rata-rata diatas 10 orang pendaftar.
Pihaknya hanya menerima persyaratan yang lengkap. Kalau ada bahan yang kurang persyaratan, maka berkasnya tidak akan diproses, kecuali telah dilengkapi dulu sesuai waktu yang telah ditetapkan.
"Seleksi itu terbuka untuk umum. Siapa saja abdi negaranya di Indonesia boleh ikut mendaftar," tegasnya.
Sekretariat Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Manus Handri membenarkan jumlah pendaftaran tersebut. Peminatnya cukup tinggi karena siapa saja boleh ikut mendaftar sepanjang lengkap persyaratannya.
Menurutnya, siapa yang lulus seleksi jabatan itu akan dilihat saat mengikuti tes.
Ia mengingatkan kepada pendaftar silahkan mengikuti proses yang telah dijadwalkan panitia.
"Semua hasil jabatan yang diseleksi itu akan diserahkan nilainya kepada bupati selaku pemegang wewenang," sebutnya.
Sementara, Bupati Pasaman Barar, Syahiran menegaskan jabatan yang di seleksi itu berjumlah 27 jabatan eselon II.b.
Sementara masih ada dinas yang belum diseleksi seperti Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Dukcapil dan Dinas Sosnakertrans. Dalam waktu dekat jabatan itu akan diseleksi sesuai aturan yang berlaku.
Ia menyebutkan mengenai seleksi Eselon II.b ini sengaja dilakukan secara terbuka dan transparan.
Tentu harapannya untuk dapat secara bersama-sama membangun Pasaman Barat ke arah yang lebih baik. Termasuk menuju pemerintahan yang baik dan bersih.
"Seleksi itu diberikan kewenangan kepanitia untuk menyeleksi tiga besar terbaik. Kepada yang ikut seleksi, ikutilah seleksi dengan baik dan pelajari aturan yang ada," tambahnya.
Disisi lain, mengenai mutasi yang dilakukan Jumat 16 September lalu dengan totalnya sebanyak 84 orang akan terus dievaluasi beberapa bulan kedepan.
Kalau memang ada pejabat yang tidak sanggup akan kembali dimutasi lagi. Sebab, pihaknya tidak ingin ada pejabat itu bekerjanya tidak serius.
Ia menegaskan dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan mutasi gelombang ke dua untuk eselon III dan IV.
Paling lama nanti mutasi akan bergulir sampai bulan Desember mendatang.
Termasuk nanti yang akan dimutasi itu adalah bagian pengawas sekolah, kepala sekolah SD, SMP dan SMA, kepala UPTD dan lainnya.
"Masih banyak pejabat dan jabatan yang perlu disegarkan dalam waktu dekat ini. Jangan ada yang menyangka ini dendam dan sebagainya. Sebab ini kita lakukan untuk lebih baik kedepannya," ujarnya. (*)
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
