
Tiga pejabat mundur, Pemkot Bukittinggi segera seleksi terbuka

Bukittinggi (ANTARA) - Pemkot Bukittinggi segera menyiapkan pendaftaran seleksi terbuka dengan mundurnya beberapa pejabat di lingkungan pemerintah daerah setempat selama dua bulan terakhir.
"Kita akan melakukan kajian mendalam, evaluasi dan melihat perkembangan untuk melakukan pengisian jabatan melalui seleksi terbuka," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Bukittinggi, Sustinna di Bukittinggi, Selasa.
Ia menambahkan, rumusan itu akan terlebih dulu disampaikan ke Wali Kota Bukittinggi Erman Safar untuk teknis penyelenggaraannya.
Sustinna mengatakan, pihaknya telah menerima pengunduran diri tiga orang pejabat di lingkungan Pemkot sejak April lalu.
"Sejauh ini memang ada tiga orang pejabat yang mengundurkan diri, pertama Muhammad Idris yang mundur dari jabatan Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan pada 30 April 2021," kata dia.
Selanjutnya, Dwi Nano Kurnia Sari yang mundur dari jabatan Kabag Hukum, dan Afrinal Dt. Maruhun mundur dari Kasubag Bina Lembaga Sosial bagian Kesra Setdako Bukittinggi.
"Bapak Afrinal Datuak Maruhun beliau mundur karena sakit dan semoga langkah yang beliau ambil bisa memberikan waktu untuk kesembuhannya," kata Sustinna.
Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi juga menanggapi mundurnya beberapa orang pejabat di Pemkot Bukittinggi.
Wali Kota Erman Safar mengatakan Dewi Nano mengundurkan diri atas kemauan sendiri dan tanpa paksaan.
"Tidak apa apa, mengundurkan diri dari jabatan adalah hak mereka dan tidak ada tekanan untuk itu, dan soal untuk yang akan menggantikan itu sudah banyak orangnya, sangat banyak yang mengantri," katanya.
Pewarta: Al Fatah
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
