Logo Header Antaranews Sumbar

LPTK UNP Siap Kirim 357 Guru SM3T

Kamis, 1 September 2016 08:00 WIB
Image Print

Padang, (Antara Sumbar) - Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat, siap mengirimkan 357 guru untuk menyukseskan program Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (SM3T) angkatan VI guna menyukseskan program pemerintah.

"Tahun ini, LPTK UNP akan mengirim 357 guru SM3T ke enam daerah di Indonesia," kata Koordinator Prakondisi SM3T LPTK UNP, Syahrial Bakhtiar di Padang, Kamis.

Ia menjelaskan pemberangkatan terbagi menjadi dua tahap yaitu tahap pertama pada hari ini guru akan diberangkatkan ke lima daerah tujuan yakni Kabupaten Kayong, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Aceh Singkil.

Sementara itu, untuk daerah tujuan Kabupaten Natuna dijadwalkan berangkat pada 3 September 2016.

Ia menyebutkan guru yang lulus berasal dari berbagai perguruan tinggi baik di dalam provinsi Sumbar atau pun luar provinsi seperti Jambi dan Bengkulu.

"Ini dikarenakan LPTK UNP termasuk ke dalam salah satu penyelenggara program SM3T dari 11 LPTK terpilih di Indonesia pada tahun ini," tambah dia.

Setelah guru mengabdi di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) mereka nantinya berhak mendapatkan beasiswa untuk mengikuti Pendidikan Pelatihan Guru (PPG) bersama LPTK guna memperoleh sertifikat pendidik.

Ia berharap guru SM3T nantinya dapat melaksanakan visi dan misi program SM3T tersebut sehingga dapat membantu mencerdesakan anak bangsa, mempercepat proses pembangunan khususnya di bidang pendidikan, serta membantu kekurangan tenaga pendidik di daerah 3T.

Sementara itu, salah seorang guru SM3T, Ge Ghiensla mengatakan motivasinya ikut serta dalam program ini yakni untuk bisa berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa terutama di daerah 3T.

"Hari ini saya akan berangkat ke daerah sasaran Kabupaten Nias Barat, semoga melalui program ini juga bisa melatih diri saya untuk menjadi guru yang lebih profesional untuk depan," tutup dia. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026