
DPRD: HUT RI Momentum Evaluasi Semangat Perjuangan
Jumat, 12 Agustus 2016 18:35 WIB

Padang, (Antara Sumbar) - Ketua DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Erisman mengimbau masyarakat setempat serta pemerintah daerah untuk memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) RI 17 Agustus 2016 untuk mengevaluasi semangat perjuangan kemerdekaan.
"Usia negara ini menginjak 71 tahun, namun hendaknya semangat perjuangan dan semangat kemerdekaan tiap individu tidak pernah pudar," kata dia saat dihubungi dari Padang, Jumat.
Ia menyampaikan, perjuangan di masa lampau ialah sejarah memperoleh kemerdekaan dengan bertumpah darahnya para pejuang melawan penjajah termasuk dengan bambu runcing dan hal itu perlu terus dikenang oleh generasi bangsa.
Menurutnya, telah diperolehnya kemerdekaan bukan berarti perjuangan bangsa berhenti begitu saja, melainkan semangat perjuangan harus diteruskan termasuk oleh warga Kota Padang.
Hal itu termsuk dalam melanjutkan pembangunan di daerah, perlu kerja sama antara pemerintah dan masyarakat setempat agar dapat dilaksanakan merata dan maksimal.
"Implementasi kemerdekaan setelah merdeka itu ialah mengupayakan agar kita bersama benar-benar merdeka. Salah satunya bisa menikmati pembangunan yang merata ini. Jadi harus terus diupayakan," jelasnya.
Selain itu, dalam momentum perayaan HUT RI, ia mengimbau agar masyarakat Kota Padang tidak memaksakan kehendak dalam merayakannya seperti dengan meminta sumbangan di ruas-ruas jalan kota.
"Jika tidak ada dana untuk perayaan, cukup rayakan dengan sederhana. Evaluasi diri dan lanjutkan semangat perjuangan yang pernah ada," ujarnya.
Ia menegaskan jangan ada oknum yang memanfaatkan momentum perayaan HUT RI ke-71 untuk meminta sumbangan ataupun memperkaya diri sendiri.
Sementara Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengimbau warganya untuk memasang bendera Merah Putih dan atribut lainnya di kediaman masing-masing dua atau tiga hari menjelang perayaan HUT RI itu.
Ia menyebutkan imbauan itu setengah mewajibkan karena pemasangan bendera Indonesia saat Hari Kemerdekaan sudah sebaiknya dilakukan oleh semua warga negara Indonesia.
Hal tersebut juga akan diupayakan melalui sosialisasi singkat camat dan lurah masing-masing kawasan.
"Jika masih ada keperluan yang tidak lengkap segera dilengkapi oleh warga seperti tiang, bendera, umbul-umbul atau gapura," katanya. (*)
Pewarta: Vicha Faradhika
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
