Logo Header Antaranews Sumbar

Empat Tewas Akibat Tiga Bom di Arab Saudi

Selasa, 5 Juli 2016 13:02 WIB
Image Print

Riyadh, (Antara Sumbar) - Tiga bom bunuh diri meledak di sejumlah kota Arab Saudi pada Senin waktu setempat, menjelang saat berbuka puasa sehingga menewaskan empat petugas keamanan.

Ketiga bom, dalam serangan yang diduga terkoodinasi itu, meledak di kawasan parkir dekat Makam Nabi Muhammad di Masjid Nabawi di Madinah, masjid milik warga Syiah, dan kantor konsulat Amerika Serikat.

Beberapa hari sebelumnya, serangan teror oleh kelompok bersenjata ISIS terjadi di kawasan sejumlah negara lain seperti Turki, Bangladesh, dan Irak. Serangan di Arab Saudi seperti sengaja dilakukan pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadan.

Seorang pelaku serangan meledakkan bom di kawasan parkir dekat Makam Nabi yang merupakan tempat suci bagi warga Muslim, demikian keterangan juru bicara pihak keamanan kepada Kantor Berita SPA.

"Beberapa petugas keamanan mengamati adanya aktivitas mencurigakan dari seseorang yang mendekati Makam Nabi di wilayah terbuka yang dipakai sebagai tempat parkir. Saat petugas mendekati orang tersebut, pelaku meledakkan diri sehingga empat petugas tewas bersama pelaku," kata juru bicara tersebut.

Lima petugas keamanan lain juga terluka.

Sebuah video yang dikirim untuk Reuters menunjukkan asap hitam tebal dari mobil-mobil yang terparkir setelah peristiwa ledakan. Sementara sebuah foto menunjukkan seorang laki-laki yang menderita luka bakar di atas tandu rumah sakit.

Sementara itu di Qatif, kota di sebelah timur Arab Saudi yang banyak ditinggali oleh warga Syiah, bom juga meledak di dekat sebuah masjid. Juru bicara keamanan mengatakan bahwa mayat pelaku dan dua orang lain sudah teridentifikasi, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Para saksi mengaku melihat bagian-bagian tubuh yang diduga milik pelaku serangan terserak.

Seorang warga kota Qatif mengatakan bahwa tidak ada korban selain tiga orang pelaku karena para warga sudah pulang ke rumah masing-masing untuk berbuka puasa. Saat ini pasukan keamanan tengah membersihkan area tersebut sementara kepolisian menyelidikinya.

Beberapa jam sebelumnya, seorang pelaku bom bunuh diri tewas sementara dua lainnya terluka akibat bom yang meledak di dekat Konsulat Amerika Serikat di Jeddah, kota terbesar kedua Arab Saudi.

Otoritas setempat mengidentifikasi pelaku sebagai pria 34 tahun asal Pakistan bernama Abdullah Qalzar Khan. Dia tinggal bersama istri dan keluarganya di kota Jeddah.

Pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menerangkan bahwa tidak ada warga Amerika Serikat maupun staf konsulat yang terluka akibat insiden tersebut. Pihaknya tengah memantau situasi di Arab Saudi setelah mendengar serangan dua bom lain di Qatif dan Madinah.

Sejak pertengahan 2014 lalu, kelompok bersenjata ISIS telah beberapa kali melancarkan serangan di Arab Saudi dengan target kelompok minoritas Syiah dan petugas keamanan.

Badan ulama tertinggi di Arab Saudi mengecam serangan tersebut.

"Mereka adalah pengkhianat agama yang meninggalkan warga Muslim dan imamnya. Mereka mencederai kesucian agama," kata Sekretariat Dewan Ulama Senior dalam pernyataan tertulis.

"Mereka tidak mempunyai agama," kata lembaga tersebut. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026