
Pemkab Ajak Warga Tidak Berlebihan saat "Balimau"
Minggu, 5 Juni 2016 17:11 WIB

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mengajak umat muslim tidak merayakan tradisi balimau atau mandi-mandi berlebihan menjelang puasa.
"Hindarilah mandi-mandi di sungai dengan alasan membersihkan diri menjelang puasa. Apalagi berpasang-pasangan. Ini jelas bertentangan dengan syariat Islam," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran menanggapi kebiasaan masyarakat pergi balimau di sungai menjelang melaksanakan ibadah puasa di Simpang Empat, Minggu.
Menurutnya, membersihkan diri dengan mandi biasa sambil berniat akan menjalani ibadah puasa esok harinya lebih baik jika pergi mandi-mandi ke sungai. Masyarakat harus paham dan mengerti tentang kaidah mensucikan diri sebelum Ramadhan.
"Mensucikan diri sendiri di rumah lebih baik jika pergi balimau dengan mandi-mandi ke sungai," ujarnya.
Salah seorang ulama Pasaman Barat, Syawal Syuro menambahkan tradisi balimau dengan mandi bersamaan antara laki-laki dan perempuan di lokasi yang sama seperti sungai dan tempat pemandian lainnya haram dan tidak diperbolehkan dalam Islam.
Budaya mandi atau balimau antar berlainan jenis harus dihilangkan karena akan menghilangkan nilai-nilai Islam itu sendiri.
"Kami sangat menyayangkan dengan tradisi balimau generasi muda saat ini tanpa mengetahui apa arti balimau sebelum bulan Ramadhan datang. Budaya balimau tersebut sangat salah dan dilarang oleh agama Islam," tegasnya.
Ia menyebutkan tradisi balimau yang dianjurkan dalam Islam adalah balimau dengan membasuh semua tubuh dengan air dengan niat menjalankan ibadah puasa bukan mandi-mandi di sungai dengan berlainan jenis.
Ia menjelaskan, pada intinya dalam balimau adalah membersihkan diri dari najis kecil dan besar dengan membasuhi seluruh tubuh beserta niat yang jelas.
"Balimau atau mandi suci merupakan hal yang sakral dalam Islam karena kita akan mamasuki bulan yang suci dan harus niat yang ikhlas. Balimau dalam Islam harus benar-benar menurut ajaran yang sudah ditentukan bukan balimau dengan mandi bersama-sama dengan lawan jenis," tambahnya.
Manurutnya generasi muda saat ini harusnya tidak melakukan balimau dengan cara yang salah. Apalagi hanya sekedar mandi-mandi bersuka ria saja.
Lokasi yang biasa digunakan tempat balimau oleh warga Pasaman Barat diantaranya adalah di Batang Tongar, Pantai Sasak, Lubuak Landua dan sejumlah lokasi lainnya yang tersebar di daerah itu.**
Pewarta: Altas Maulana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
