Logo Header Antaranews Sumbar

PLN: Area Pemadaman Muara Karang Bakal Bertambah

Minggu, 20 Januari 2013 16:29 WIB
Image Print

Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengingatkan, area pemadaman listrik akibat banjir yang menggenangi kawasan PLTU Muara Karang, Jakarta Utara, bakal bertambah mulai Senin (21/1). Direktur Operasi Jawa Bali PLN, Ngurah Adnyana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan pada saat libur sekarang ini, beban pemakaian listrik lebih rendah dibandingkan saat kerja, sehingga sebagian area yang sebelumnya dipasok PLTU Muara Karang bisa dialihkan dari sumber lain. "Namun, saat hari kerja besok, beban akan meningkat, sehingga beberapa area seperti Abdul Muis, Tanah Abang, Kebon Kacang, Jati Baru, Kwitang, Pasar Senen dan sekitarnya kemungkinan bisa padam kembali," katanya. Kompleks pembangkit Muara Karang terdiri dari dua bagian yakni Lama dan Baru. Akibat meluapnya Waduk Pluit, PLTU Muara Karang Lama beserta gardu induknya terkena banjir dan tidak bisa beroperasi, sehingga pasokan hanya berasal dari Muara Karang Baru sebesar 400 MW. Dampaknya, dua gardu induk (GI) yang terhubung dengan Muara Karang Lama yakni Budi Kemuliaan dan Kebon Sirih juga padam. "Sampai Minggu siang ini air di Muara Karang juga belum surut," kata Adnyana. Menurut dia, pasokan kedua GI tersebut akan kembali normal setelah air surut dan Muara Karang Lama bisa beroperasi kembali. Artinya, lanjutnya, lama pemadaman sangat tergantung pada kondisi limpasan Waduk Pluit. PLN sudah menyiagakan delapan pompa untuk mengeluarkan air dari areal PLTU Muara Karang segera setelah limpasan Waduk Pluit tidak terjadi lagi. Manajer Senior Komunikasi PLN, Bambang Dwiyanto menambahkan, hingga Minggu pukul 07.00 WIB, masih terdapat 578 gardu distribusi yang masih mengalami pemadaman. Gardu-gardu yang dipadamkan ini adalah gardu yang berada di daerah-daerah yang hingga saat ini masih terkena dampak banjir. "Kami akan operasikan kembali secepatnya begitu air surut," ujarnya. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026