Logo Header Antaranews Sumbar

5 Tewas dalam Bentrokan Polisi dengan Pengunjuk Rasa

Minggu, 8 November 2015 14:04 WIB
Image Print

Lome, (AntaraSumbar) - Bentrokan antara polisi dengan pengunjuk rasa dalam dua hari belakangan menyebabkan lima orang tewas di negara Afrika barat, Togo.

Kekerasan terjadi pada Jumat di Mango, sekitar 600 kilometer utara Lome, ketika penegak hukum mencoba membubarkan pawai tidak sah kelompok penentang rencana perubahan beberapa kawasan dilindungi.

Dua orang tewas ditembak dan 21 lagi terluka, termasuk delapan di antara pasukan keamanan.

Unjuk rasa berlanjut pada Sabtu, ketika dua orang lagi tewas, kata menteri urusan daerah Payadowa Boukpessi di televisi nasional.

"Secara total, lima orang tewas dalam dua hari," katanya.

"Tindakan disipliner diambil terhadap pasukan keamanan, mereka yang bertanggung jawab aras kelalaian itu. Sebuah penyelidikan yudisial juga telah memerintahkan untuk menjelaskan semua peristiwa itu," tambah Boukpessi.

Presiden Faure Gnassingbe menyeru pertemuan pemerintah darurat pada Sabtu, menurut sumber yang dekat dengan presiden.

Keadaan tenang kembali tercipta di Mango pada Sabtu sore, kata warga setempat.

"Kota ini telah tenang sejak pukul 03:00 sore waktu setempat. Petugas keamanan terlihat di beberapa persimpangan, beberapa orang mengemudi di sekitar kota dalam mobil mereka," kata seorang tukang ojek.

Daerah yang dilindungi yang akan direhabilitasi mencakup beberapa kawasan di wilayah utara di area seluas 179.000 hektar. (afp)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026