
Pejabat: Polisi Tewas Dalam Bentrokan di Chechnya

Moskow, (Antara/AFP) - Beberapa polisi tewas dalam bentrokan dengan militan yang menyerang satu pos lalu lintas di ibu kota Chechnya, Grozny, dan kemudian menyerbu satu bangunan perumahan media lokal, kata pejabat Rusia Kamis. Pertempuran terbaru di Chechnya yang bergolak itu dipandang sebagai penghinaan besar terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin yang dijadwalkan akan menyampaikan pidato negara tahunan kepada bangsanya beberapa hari mendatang. "Ada yang meninggal di antara personil," kata Komite Nasional Anti-Teroris dalam satu pernyataan yang disiarkan oleh kantor-kantor berita Rusia, tanpa lebih spesifik. Kantor berita RIA Novosti, mengutip sumber penegakan hukum regional, mengatakan, lima polisi tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Tidak ada komentar segera dari Kementerian Dalam Negeri. Komite Nasional Anti-Teroris mengatakan bahwa sekelompok penyerangmenyerang sebuah pos lalu lintas di Grozny pada dini Kamis dan kemudian menyerbu sebuah bangunan perumahan media lokal yang dikenal sebagai Press House. Para militan kini telah memblokir di dalam gedung oleh anggotapolisi dan dinas keamanan, katanya. Lima polisi tewas dan belasan terluka di Grozny pada Oktober ketika mereka menghentikan seorang pemuda pembom bunuh diri yang menyerang dari ruang konser di mana ribuan orang berkumpul untuk menandai hari libur lokal. Ledakan itu, yang menghancurkan masa yang relatif tenang di kawasan itu, memicu kekhawatiran dari siklus baru kekerasan di Kaukasus Utara di mana Kremlin terlibat dua kali perang dengan separatis selama 20 tahun terakhir. Putin telah mempertaruhkan karir politiknya pada janji untuk menghancurkan pemberontakan berdarah di Kaukasus. Ketika Putin berulang tahun 62 pada 7 Oktober, lebih dari 100.000 orang, mengenakan pakaian warna bendera Rusia, berbaris di Grozny, yang dipimpin oleh pemuka regional yang didukung Kremlin Ramzan Kadyrov yang membawa potret presiden Rusia. Sekitar 1.100 tamu termasuk para pejabat tinggi dan anggota parlemen akan menghadiri pidato Putin kepada bangsanya yang diharapkan untuk meletakkan prioritas politik dan ekonomi Kremlin selama konfrontasi sengit dengan Barat berkaitan dengn Ukraina. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
