
Lebih 90 Polisi Cedera Dalam Bentrokan dengan Pemrotes

Frankfurt, (Antara/Xinhua-OANA) - Bentrokan antara pemrotes dan polisi telah membuat 90 polisi cedera di Frankfurt, Jerman, pada Rabu (18/3), kata wanita juru bicara polisi Frankfurt. Sebanyak 94 polisi cedera dalam bentrokan yang meletus pada Rabu pagi. Pemrotes turun ke jalan, membakar tujuh mobil polisi, dan menghancurkan kaca jendela mobil yang diparkir di jalan serta beberapa gedung. Menurut laporan media sosial resmi Kantor Polisi Frankfurt, pemrotes melempar batu besar ke arah polisi, yang akhirnya menggunakan mobil penyemprot air. Wanita juru bicara tersebut mengatakan kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi-- melalui telepon bahwa 19 orang telah ditangkap. Kerusuhan dilaporkan di bebreapa tempat di kota itu, tempat banyak personel keamanan dikerahkan. Sebanyak 17.000 orang ikut dalam demonstrasi untuk menentang kaum kapitalis serta Bank Sentral Eropa (ECB) --yang secara resmi membuka markas baru di Frankfurt. Cueneyt Denizli, yang mewakili serikat pekerja Jerman dan ikut dalam demonstrasi di Roemerberg, bundaran di tengah kota, menyampaikan solidaritasnya kepada rakyat Yunani. Di dalam satu wawancara dengan Xinhua, ia mengatakan kebijakan penghematan buat Yunani mesti dihapuskan dan rakyat Yunani mesti memiliki hak untuk memilih cara mereka sendiri untuk melakukan pembangunan. Demonstrasi tersebut, yang diikuti tak kurang dari 10.000 orang, dimulai pada siang hari dan menampilkan pidato yang menentang kebijakan ECB. Tak ada kerusakan atau bentrokan dilaporkan selama demonstrasi di bundaran itu. Demonstrasi tersebut diserukan oleh satu kelompok yang menamakan diri Blockupy, yang meliputi warga dari berbagai engara Eropa yang menentang paket penghematan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
