Dubes-RI untuk Slovakia : Padang Mampu Jadi Pemain Dunia

id Djumatoro Purwokoputro Purbo

Dubes-RI untuk Slovakia : Padang Mampu Jadi Pemain Dunia

Djumantoro Purwokoputro Purbo (Antara)

Padang, (Antara) - Kota Padang, Sumatera Barat, dinilai mampu menjadi "pemain dunia" jika potensi yang dimiliki terutama di bidang komoditi unggulan seperti gambir, teh, kopi, palawija, dan rempah lainnya diekspor ke negara lain.

"Padang bisa menjadi pemain dunia dengan keunggulan komoditi ekspor yang dimiliki," kata Duta Besar Indonesia untuk Slovakia, Djumantoro Purbo, saat menjadi pembicara pada 'Indonesia Indian Ocean Local Government Forum (Indonesia-IOLGF) ' di Padang, Selasa (9/9).

Seminar ini, dihadiri oleh perwakilan 70 Bupati dan Wali Kota dari 17 Provinsi di Indonesia, yang daerahnya berbatasan dengan Samudera Hindia.

Menurutnya, Slovakia merupakan negara yang cukup potensial untuk dibidik Padang dan Kabupaten/Kota lain di Indonesia, sebagai pasar utama sebelum menembus pasar Eropa.

"Slovakia akan menyerap gambir, rempah, palawija, kopi dan teh dari Padang dan daerah lain di Indonesia, karena komoditi kita lebih baik," paparnya.

Ia mengatakan, dipilihnya Slovakia sebagai pasar utama, karena negara tersebut lebih memperhatikan standar kualitas suatu barang.

Ia mengungkapkan, gambir asal Padang sudah dikenal cukup baik oleh sejumlah negara di dunia. Selain itu, kopi yang berasal dari Indonesia juga menjadi incaran Slovakia, karena rasa kopi Indonesia lebih unggul dibandingkan di negara lain.

"Padang pantas memasok gambir ke seluruh Indonesia dan di Slovakia lebih dari 63 persen masyarakatnya peminum kopi berat," jelasnya.

Selain itu, katanya rempah asal Indonesia masih berada di peringkat teratas dibandingkan dengan negara lain yang mengekspor ke Eropa dan daerah potensial lainnya.

"Rempah kita masih unggul dan jawara. Meski belum memenuhi standar mutu, tetapi ini akan kita perbaiki," tambahnya.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Andalas, Professor Helmi berharap seluruh daerah yang tergabung ke dalam Indonesia-IOLGF untuk menangkap peluang ini.

"Ini menjadi tantangan bagi kita untuk memanfaatkan peluang ini," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.